Poin Utama
- Dua dompet yang diduga terkait Hermeneutic menjual sekitar $15 juta HYPE dalam tiga hari terakhir, menurut pemantauan on-chain.
- Kedua dompet tersebut masih menyimpan sekitar 660.000 HYPE, senilai kurang lebih $56 juta, dan terus menjual dengan kecepatan yang melambat.
- HYPE mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di $77,62 pada 21 Agustus 2026, naik 35% dari sepekan sebelumnya.
- Unlock token senilai $1,2 miliar dijadwalkan berlangsung pada 29 Agustus 2026, dengan hampir separuhnya dialokasikan untuk insider dan komunitas.
- Lonjakan harga token belakangan ini sebagian didorong oleh laporan bahwa CFTC tengah berupaya membawa Hyperliquid masuk ke platform yang diatur resmi di AS.
Pemantau on-chain menandai adanya penarikan posisi yang cukup signifikan dari dompet-dompet yang terkait dengan Hermeneutic, tepat ketika token native Hyperliquid mendekati salah satu peristiwa pelepasan pasokan terbesarnya tahun ini. Menurut PANews, mengutip data pemantauan MLM, dua dompet yang diduga berhubungan dengan Hermeneutic telah menjual sekitar $15 juta HYPE dalam tiga hari terakhir. Data yang sama menunjukkan kedua dompet itu masih menyimpan sekitar 660.000 token HYPE, senilai kurang lebih $56 juta pada harga saat ini, dan terus mengurangi posisinya meski dengan kecepatan yang melambat.
Aksi jual ini terjadi justru di tengah salah satu periode terkuat HYPE sejak diluncurkan. Token ini sempat menyentuh rekor tertinggi $77,62 pada 21 Agustus 2026, melonjak sekitar 35% dari level $56,10 yang tercatat hanya sepekan sebelumnya, sebelum kembali melandai ke kisaran $76.
Apa yang Memicu Reli yang Justru Dijual oleh Dompet-Dompet Ini
Sebagian besar kekuatan HYPE belakangan ini bermula dari satu katalis spesifik: laporan bahwa Commodity Futures Trading Commission (CFTC) AS tengah berupaya membawa Hyperliquid ke platform yang sepenuhnya patuh dan diatur di AS, perkembangan yang mendorong token ini melonjak tajam pada 19 dan 20 Agustus. Narasi legitimasi regulasi semacam ini justru jenis berita yang bisa mendorong pemegang awal dalam jumlah besar untuk segera mengunci keuntungan, karena ia mempercepat munculnya validasi institusional yang biasanya baru datang secara organik setelah bertahun-tahun.
Unlock Senilai $1,2 Miliar Sudah di Depan Mata
Baca juga: Machi Big Brother Tawarkan $1 Juta Ambil Alih Friend.tech, Hidupkan Lewat CTO Komunitas
Waktu terjadinya penjualan yang terkait Hermeneutic ini patut dicermati, mengingat apa yang akan terjadi selanjutnya: unlock token besar dijadwalkan pada 29 Agustus 2026, melepaskan HYPE senilai $1,2 miliar, dengan hampir separuhnya dialokasikan untuk insider dan komunitas yang lebih luas. Unlock berskala besar biasanya menekan harga token karena pasokan yang baru menjadi likuid membanjiri pasar, dan penjual yang memosisikan diri lebih awal menjelang tanggal tersebut adalah pola umum di berbagai unlock token besar, bukan sesuatu yang khas hanya pada Hyperliquid. Apakah dompet-dompet terkait Hermeneutic ini sekadar mendahului lonjakan pasokan tersebut, atau bereaksi terhadap pertimbangan internal perusahaan mereka sendiri, tidak terungkap hanya dari data on-chain semata.
Mekanisme Fee HYPE yang Membuat Gambarannya Tak Sesederhana Itu
Berbeda dari kebanyakan token layer-1, HYPE memiliki mekanisme permintaan bawaan yang bisa sebagian menahan tekanan jual akibat unlock: sekitar 97-99% dari fee protokol yang dihasilkan trading perpetual dan spot Hyperliquid mengalir ke Assistance Fund yang membeli HYPE langsung di pasar terbuka. Dengan bursa ini menguasai estimasi 60-80% pangsa pasar trading perpetual terdesentralisasi dan volume harian mencapai miliaran dolar, tekanan beli tersebut selama ini menjadi penopang struktural bagi token meski sejumlah pemegang besar melepas posisinya. Apakah mekanisme ini cukup kuat menyerap unlock hari Kamis untuk meredam tekanan harga, itulah pertanyaan utama yang masih terbuka.
Yang Perlu Dipantau
Unlock itu sendiri, yang tiba hanya sehari setelah periode pelaporan ini, menjadi ujian besar berikutnya bagi harga HYPE. Jika token ini mampu bertahan meski menghadapi potensi tekanan jual baru senilai $1,2 miliar, itu akan menjadi sinyal bahwa optimisme regulasi yang dipicu CFTC dan mekanisme buyback berbasis fee benar-benar telah mengubah lanskap permintaan. Sebaliknya, penurunan tajam justru akan membenarkan kehati-hatian yang tersirat dari aksi jual Hermeneutic belakangan ini.
