Sorotan

  • Terminal trading GMGN melampaui fomo dalam volume harian di Robinhood Chain pada 29 Agustus, menurut data Dune Analytics yang dikutip PANews.
  • GMGN mencatat sekitar $115 juta volume, pangsa pasar 41,2%, sementara fomo hanya sekitar $100 juta dengan pangsa 36%.
  • Hasil ini membalikkan keunggulan fomo yang sempat menyalip GMGN dalam total pendapatan 7 hari di seluruh chain beberapa pekan sebelumnya.
  • Robinhood Chain mencatat lebih dari 17 juta transaksi dan volume DEX $1 miliar pada minggu pertamanya beroperasi.

Terminal trading on-chain milik GMGN berhasil menyalip rival utamanya, fomo, sebagai platform dengan volume trading tertinggi di Robinhood Chain pada 29 Agustus, menurut data Dune Analytics yang dilaporkan PANews. GMGN mencatat volume harian sekitar $115 juta, setara pangsa pasar 41,2%, sementara fomo membukukan sekitar $100 juta dengan pangsa 36% — pembalikan posisi yang mengembalikan GMGN ke puncak salah satu chain paling baru dan paling cepat berkembang dalam persaingan terminal trading.

Hasil ini cukup menarik perhatian karena fomo sebenarnya sedang unggul secara lebih luas: platform tersebut sempat menyalip GMGN dalam total pendapatan 7 hari di seluruh chain pada Juli, pencapaian yang dilaporkan tak lama setelah fomo — yang baru diluncurkan pertengahan 2025 — menembus $4 miliar volume trading sepanjang masa. Angka awal Robinhood Chain sendiri menjelaskan mengapa para terminal berebut pangsa pasar di sana begitu sengit: chain ini mencatat lebih dari 17 juta transaksi, sekitar 350.000 alamat, dan lebih dari $1 miliar volume DEX hanya dalam minggu pertama aktivitasnya, menjadikannya salah satu chain baru dengan kecepatan pertumbuhan tertinggi tahun ini. GMGN memposisikan integrasi Robinhood Chain miliknya di sekitar penemuan token cepat dan alat wallet-intelligence untuk trader yang memburu listing baru.

a clear blue sky with some clouds in it
Photo by Bence Balla-Schottner on Unsplash

Bagi trader, pertarungan terminal di Robinhood Chain berfungsi sebagai sinyal real-time ke mana likuiditas dan perhatian sedang terkonsentrasi di jaringan tersebut — pergantian pangsa volume seperti ini sering kali mendahului pergeseran platform mana yang lebih dulu menangkap listing token baru, karena trader cenderung berkumpul di terminal dengan likuiditas terdalam dan eksekusi tercepat saat itu. Bagi GMGN dan fomo, Robinhood Chain menjadi ajang pembuktian yang terpisah dari persaingan multi-chain mereka yang lebih luas, sebab dominasi di satu chain tidak otomatis terbawa ke chain baru berikutnya yang diluncurkan.

Baca juga: Aplikasi Trading FOMO Dukung Chain Arc Milik Circle Sejak Hari Pertama Mainnet

Yang perlu dipantau selanjutnya adalah apakah GMGN mampu mempertahankan keunggulannya di Robinhood Chain lebih dari satu hari trading — mengingat lonjakan volume harian antara kedua terminal ini sudah beberapa kali berbalik arah, dan keunggulan pendapatan fomo yang lebih luas di chain lain berarti mereka punya sumber daya untuk kembali merebut posisi puncak dengan cepat. Data Dune berikutnya patut diawasi untuk melihat apakah 29 Agustus hanya lonjakan sesaat atau awal dari pergeseran yang berkelanjutan.

FAQ

Apa yang terjadi antara GMGN dan fomo di Robinhood Chain?
Terminal GMGN melampaui fomo dalam volume trading harian di Robinhood Chain pada 29 Agustus, meraih pangsa pasar 41,2% dibanding 36% milik fomo, menurut data Dune.

Apakah ini berarti GMGN lebih besar dari fomo secara keseluruhan?
Tidak — fomo sempat menyalip GMGN dalam total pendapatan 7 hari di seluruh chain pada Juli, sehingga hasil ini khusus berlaku untuk Robinhood Chain, bukan pembalikan persaingan yang lebih luas.

Seberapa aktif Robinhood Chain?
Pada minggu pertamanya, chain ini mencatat lebih dari 17 juta transaksi, sekitar 350.000 alamat, dan lebih dari $1 miliar volume DEX.

Mengapa pangsa pasar terminal penting bagi trader?
Terminal trading dengan likuiditas lebih dalam dan eksekusi lebih cepat cenderung menarik listing token baru, sehingga pergeseran pangsa volume bisa menandakan ke mana aktivitas berikutnya akan terkonsentrasi.