BNB Smart Chain mengaktifkan hard fork Pasteur di mainnet pada 25 Agustus, menggabungkan tiga proposal terpisah dalam satu upgrade yang ditujukan untuk memperketat keamanan bridge lintas rantai sekaligus mempercepat produksi blok. PANews melaporkan fork ini menggabungkan BEP-682, BEP-695, dan BEP-675, yang masing-masing menyasar verifikasi validator, kontrol rotasi kunci, dan throughput pembentukan blok.

person using macbook pro on white table
Photo by Jexo on Unsplash

Tiga Proposal, Satu Perbaikan Terkoordinasi

Masing-masing BEP menyasar titik lemah berbeda dalam infrastruktur validator dan bridge di jaringan ini. Cointelegraph mengonfirmasi bahwa BEP-682 menolak entri validator ganda saat proses verifikasi light-block lintas rantai, sehingga menutup celah di mana validator yang sama bisa saja terhitung dua kali ketika menyetujui transaksi bridge. Sementara itu, BEP-695 memperketat kontrol rotasi kunci validator, slashing, dan voting governance, memastikan kunci lama langsung kehilangan wewenangnya dan alamat yang dibatasi tidak bisa ikut memberikan suara. Adapun BEP-675 mengubah cara block builder bekerja sama dengan validator: builder khusus kini bisa mengirimkan blok yang sudah dieksekusi lebih dulu untuk diverifikasi validator lewat pengecekan tanda tangan, alih-alih memaksa setiap validator mengeksekusi ulang tiap blok dari awal dalam jendela waktu blok yang hanya sekitar 450 milidetik.

Mengapa Perbaikan Bridge dan Throughput Berjalan Beriringan

Menggabungkan tambalan keamanan bridge dengan upgrade throughput mencerminkan dua tekanan yang dihadapi rantai EVM bervolume tinggi. Di satu sisi, bridge lintas rantai masih menjadi salah satu bagian infrastruktur kripto yang paling sering dieksploitasi di seluruh industri; di sisi lain, aktivitas on-chain yang terus meningkat mendorong jaringan untuk mencari cara memproses lebih banyak transaksi tanpa harus mengubah gas limit atau waktu blok. Pengujian internal QANet yang dikutip Cointelegraph menunjukkan jalur pembentukan blok yang baru ini mendongkrak throughput sekitar 88%, dari 1.237 menjadi 2.324 transaksi per detik — meski BNB Chain sendiri mengingatkan bahwa angka tersebut masih berstatus hasil pengujian terkontrol, bukan angka yang sudah terkonfirmasi di mainnet. Jika kenaikan ini terbukti bertahan di bawah lalu lintas nyata, ruang kapasitas BNB Chain saat beban puncak bisa melebar cukup signifikan tanpa perlu perubahan arsitektur yang lebih mengganggu.

Baca juga: Standard Chartered Jadi Bank Pertama Distribusikan Stablecoin HKDAP Hong Kong

Apa Selanjutnya

Langkah lanjutan yang paling dekat adalah telemetri mainnet: validator dan block explorer akan mulai menunjukkan apakah throughput dunia nyata mendekati angka hasil pengujian QANet, dan apakah perbaikan verifikasi bridge benar-benar menekan risiko duplikasi validator yang disasar BEP-682. Anomali apa pun pada rotasi kunci validator atau voting governance dalam beberapa hari setelah aktivasi juga akan menjadi sinyal awal masalah implementasi yang patut diwaspadai, sebelum upgrade ini bisa dianggap benar-benar teruji di lingkungan produksi.