Departemen Keuangan AS tengah mempertimbangkan apakah akan memanfaatkan General Account-nya — yang tercatat mendekati $950 miliar pekan ini — untuk membantu mendanai program buyback obligasi jangka panjang yang diperluas, menurut dua pejabat senior Departemen Keuangan yang dikutip CNBC. General Account berfungsi sebagai rekening operasional utama pemerintah federal di Federal Reserve, dan Menteri Keuangan Scott Bessent selama ini menjaga saldonya jauh di atas level $550-600 miliar yang biasa dipertahankan pemerintahan sebelumnya.

Langkah ini akan menandai pergeseran dari asumsi pasar yang selama ini berlaku, bahwa pembelian buyback — mekanisme yang sebelumnya disebut Bessent sebagai "Treasury Twist" — akan sepenuhnya didanai lewat penerbitan surat utang jangka pendek (bill) baru. Para pejabat pun tidak menutup opsi tersebut; General Account justru diposisikan sebagai sumber pendanaan tambahan, bukan pengganti.

a tablet computer sitting on top of a wooden desk
Photo by Ayadi Ghaith on Unsplash

Program Buyback yang Terus Meningkat

The Kobeissi Letter mencatat eskalasi program ini: Departemen Keuangan lebih dulu menggandakan buyback utang jangka panjangnya dari $2 miliar menjadi minimum $4 miliar di awal pekan ini, kemudian Bessent mengatakan di CNBC bahwa operasi ini bisa berjalan lebih besar lagi dari batas baru tersebut, dan kini para pejabat sedang membahas kemungkinan memanfaatkan General Account itu sendiri untuk membiayai pembelian yang lebih besar. Imbal hasil Treasury tenor 10 tahun terus melandai seiring program buyback ini diperbesar.

Mengapa Pejabat Tidak Khawatir soal Krisis Kas

Penarikan sebagian dari General Account tidak dipandang secara internal sebagai masalah manajemen kas jangka pendek, kata para pejabat, karena batas plafon utang berikutnya baru diperkirakan mengikat pada suatu waktu antara musim dingin dan awal musim semi. Waktu tersebut memberi Departemen Keuangan ruang untuk menghabiskan sebagian bantalan kasnya sekarang tanpa langsung terbentur batas pinjaman yang diatur undang-undang.

Gambaran Besar bagi Pasar

Dorongan buyback Bessent muncul di tengah gejolak yang lebih luas pada imbal hasil Treasury, yang menyita perhatian jauh melampaui pasar obligasi — termasuk, yang cukup menonjol, reli Bitcoin yang oleh sebagian trader dikaitkan langsung dengan ekspektasi dukungan likuiditas pemerintah yang diperluas. Apakah Departemen Keuangan akhirnya memanfaatkan General Account, lebih mengandalkan penerbitan bill, atau mengombinasikan keduanya, kemungkinan akan menentukan seberapa jauh program buyback ini bisa diperbesar sebelum plafon utang kembali menjadi kendala yang mengikat.