Sorotan Utama

  • CEO Coinbase Brian Armstrong menyamakan aset dunia nyata yang ditokenisasi dengan iPhone, berargumen bahwa platform ini memungkinkan bisnis-bisnis yang belum bisa diprediksi siapa pun.
  • Armstrong mempublikasikan daftar delapan poin peningkatan yang menurutnya masih dibutuhkan keuangan global, dipimpin oleh tokenisasi, stablecoin, dan AI.
  • Aset dunia nyata yang ditokenisasi menembus $34,9 miliar pada Mei 2026, naik sekitar 200% dari tahun sebelumnya.
  • Armstrong membingkai protokol terbuka dan dompet self-custodial sebagai alat untuk membuat geografi dan kekayaan yang sudah ada menjadi kurang relevan bagi akses finansial.

CEO Coinbase Brian Armstrong mengatakan aset yang ditokenisasi berpotensi melakukan bagi dunia keuangan apa yang dilakukan iPhone bagi dunia software — melahirkan perusahaan dan model bisnis yang belum ada saat ini. Menurut unggahan yang disampaikan Coin Bureau, Armstrong berargumen bahwa Apple tidak pernah memprediksi akan lahir Uber, TikTok, atau bahkan Coinbase sendiri, namun platform terbuka iPhone-lah yang membuat ketiganya mungkin terwujud — dan ia berharap blockchain akan memainkan peran serupa sebagai enabler bagi generasi baru perusahaan keuangan.

Coinbase CEO Says Tokenized Assets Will Repeat the iPhone Moment
Image via @coinbureau on X

Delapan Poin Visi Armstrong

Perbandingan ini merupakan bagian dari daftar delapan poin yang lebih luas yang dipublikasikan Armstrong, memaparkan peningkatan yang menurutnya masih dibutuhkan keuangan global, termasuk aset yang ditokenisasi, stablecoin, kecerdasan buatan, dan uang yang sehat (sound money). Khusus soal tokenisasi, Armstrong berargumen bahwa membawa properti, saham, obligasi, dan reksa dana ke on-chain memungkinkan penyelesaian instan, kepemilikan fraksional, dan apa yang ia sebut distribusi “masif” — menghilangkan friksi dan perantara yang selama ini membatasi akses ke banyak kelas aset tersebut.

Angka-Angka di Balik Klaim Ini

Framing Armstrong didukung pertumbuhan nyata di pasar yang mendasarinya: aset dunia nyata yang ditokenisasi menembus nilai $34,9 miliar pada Mei 2026, naik sekitar 200% dari tahun sebelumnya, menurut data pasar yang dikutip dalam liputan pernyataannya. Pertumbuhan ini mencakup obligasi negara, kredit swasta, dan ekuitas yang ditokenisasi, dan telah menarik partisipasi dari pemain keuangan tradisional termasuk BlackRock dan Franklin Templeton bersama penerbit crypto-native. Armstrong juga menekankan bahwa protokol terbuka dipadukan dengan dompet self-custodial memperluas akses bagi siapa pun yang punya smartphone, berargumen bahwa “teknologi adalah pemerata besar” dan geografi serta kekayaan yang sudah ada akan makin kurang relevan seiring matangnya keuangan on-chain.

Baca juga: Solana Jadwalkan Transaction V1 pada 9 September, Alpenglow Menyusul Oktober

Mengapa Perbandingan Ini Penting

Analogi iPhone adalah langkah retoris yang disengaja: ini membingkai ulang tokenisasi dari sekadar kategori produk kripto niche menjadi infrastruktur, sama seperti smartphone yang merupakan infrastruktur, bukan aplikasi tunggal. Jika tesis Armstrong benar, pemenang terbesar dari tokenisasi mungkin bukan platform yang melakukan tokenisasi hari ini, melainkan bisnis-bisnis yang dibangun di atas infrastruktur tersebut yang belum terpikirkan — mencerminkan bagaimana pemenang terbesar App Store bukanlah aplikasi yang dibuat Apple sendiri. Framing itu juga melayani posisi strategis Coinbase sendiri sebagai lapisan infrastruktur, bukan sekadar bursa.

Yang Perlu Diperhatikan ke Depan

Pantau terus pertumbuhan volume RWA yang ditokenisasi sepanjang sisa 2026, bersama kejelasan regulasi apa pun dari SEC atau badan lain soal sekuritas yang ditokenisasi, yang tetap menjadi salah satu faktor penghambat terbesar bagi jenis adopsi mainstream yang digambarkan Armstrong.

FAQ

Apa yang dibandingkan Brian Armstrong dengan aset tertokenisasi?
Ia membandingkannya dengan iPhone, berargumen bahwa sama seperti platform Apple memungkinkan bisnis-bisnis yang tak terprediksi seperti Uber dan TikTok, blockchain akan memungkinkan perusahaan keuangan yang belum ada saat ini.

Seberapa besar pasar aset dunia nyata yang ditokenisasi?
Aset dunia nyata yang ditokenisasi menembus nilai $34,9 miliar per Mei 2026, naik sekitar 200% secara tahunan.

Apa saja poin lain dalam daftar peningkatan keuangan Armstrong?
Selain tokenisasi, daftar delapan poinnya mencakup stablecoin, kecerdasan buatan, dan uang yang sehat di antara peningkatan yang menurutnya dibutuhkan keuangan global.

Apa maksud Armstrong soal teknologi sebagai pemerata besar?
Ia berargumen bahwa protokol terbuka dan dompet self-custodial memperluas akses finansial bagi siapa pun yang punya smartphone, mengurangi pentingnya geografi dan kekayaan yang sudah ada.