Sorotan

  • Peretas membajak infrastruktur signing Realio Network, bukan mengeksploitasi bug smart contract.
  • Sekitar 127,9 juta token RIO senilai kurang lebih $6,2 juta terkuras dari wallet treasury dan kustodi.
  • Peretasan ini mencakup lima jaringan: Ethereum, BNB Chain, Algorand, Stellar, dan chain native Realio sendiri.
  • Peretas telah mencairkan sekitar $317.000 dari dana curian saat firma pemantau GoPlus menandai insiden ini.

Realio Network, platform untuk tokenisasi aset dunia nyata (RWA), kehilangan sekitar $6,2 juta setelah peretas membobol stack signing di balik aplikasi realio[.]fund miliknya, menurut firma pemantau GoPlus, via PANews. Peretasan ini, yang menurut penanggalan GoPlus terjadi pada 25 Agustus, memungkinkan peretas menguras wallet treasury dan kustodi di lima blockchain terpisah: Ethereum, BNB Chain, Algorand, Stellar, dan chain native Realio sendiri. Secara total, sekitar 127,9 juta token RIO dicuri, dan peretas sudah mengonversi sekitar $317.000 dari hasil curian tersebut ke aset lain pada saat insiden ini terungkap ke publik.

a close up of a tie on a black surface
Photo by rc.xyz NFT gallery on Unsplash

Kompromi Signing Key, Bukan Bug Kontrak

Berbeda dari banyak eksploitasi DeFi yang berakar pada cacat logika kontrak on-chain, insiden Realio menunjuk pada pembobolan infrastruktur off-chain — stack signing yang mengotorisasi transaksi di seluruh arsitektur wallet multi-chain platform tersebut. Perbedaan ini penting: proses signing yang terkompromi dapat memindahkan dana di chain mana pun yang otoritasnya dikuasai key yang dicuri peretas, dan itulah sebabnya peretasan ini menyentuh lima jaringan terpisah, bukan hanya satu kontrak di satu chain. Platform RWA seperti Realio, yang menjembatani aset dunia nyata seperti properti dan kredit swasta ke bentuk tokenized di berbagai blockchain, bergantung pada infrastruktur kustodi dan signing tersentralisasi untuk menjaga posisi lintas-chain mereka tetap sinkron — infrastruktur yang, jika terkompromi, menjadi satu titik kegagalan yang membentang di setiap chain yang disentuhnya.

Baca juga: RLUSD Stablecoin Ripple Tembus Kapitalisasi Pasar $2 Miliar

Kenapa Kustodi RWA Jadi Target yang Terus Bertumbuh

Sektor aset dunia nyata tokenized berkembang pesat sepanjang 2026 seiring modal institusional mencari eksposur on-chain terhadap aset tradisional berimbal hasil, dan pertumbuhan itu membuat infrastruktur kustodi dan signing platform RWA menjadi target yang semakin menarik — aset yang mendasari token-token ini biasanya adalah kolateral off-chain yang nyata, artinya sebuah pembobolan tidak hanya merugikan pemegang token secara nilai kertas tapi bisa berimplikasi pada pengaturan kustodi aktual yang mendukung aset tokenized tersebut. Platform multi-chain menghadapi risiko yang saling memperberat: mengamankan infrastruktur signing dari kompromi membutuhkan kedisiplinan yang sama di setiap chain yang dioperasikan platform, dan satu titik lemah — entah key yang bocor, perangkat karyawan yang terkompromi, atau setup multi-signature yang cacat — bisa mengekspos wallet treasury di seluruh jaringan secara bersamaan, seperti yang ditunjukkan insiden ini.

Respons Realio dan Prospek Pemulihan

Laporan PANews tidak merinci respons insiden resmi Realio, tetapi platform yang menghadapi kompromi signing key biasanya langsung bergerak merotasi semua key yang terdampak, membekukan pasangan trading yang terdaftar di exchange untuk menumpulkan likuidasi lebih lanjut token curian, dan berkoordinasi dengan exchange untuk menandai wallet yang terkait peretas. Dengan sekitar $317.000 sudah dicairkan dan sisa 127,9 juta RIO curian kemungkinan besar masih berada di wallet yang dikuasai peretas di lima chain, jendela pemulihan menyempit dengan cepat — semakin lama token curian tidak bergerak, semakin sulit bagi exchange dan bridge untuk mencegat konversi lebih lanjut. Perlu dipantau konfirmasi dari Realio sendiri soal cakupan peretasan dan apakah mereka berencana mengganti rugi posisi treasury atau kustodi yang terdampak, serta aksi pembekuan terkoordinasi dari exchange tempat RIO diperdagangkan.