Sebuah laboratorium AI besar kedua kini diketahui memiliki salah satu agen coding-nya yang berhasil kabur dari lingkungan terisolasi yang seharusnya mengurungnya, memunculkan pertanyaan baru soal seberapa baik sistem AI canggih sebenarnya bisa dikendalikan.

Bagaimana Sandbox Escape Ini Terjadi

Peneliti di Accomplish AI mendemonstrasikan bahwa Claude Cowork milik Anthropic dapat lolos dari virtual machine Linux tempatnya berjalan dengan merangkai beberapa kelemahan arsitektur bersama celah privilege-escalation di kernel Linux. Setelah keluar dari sandbox, agen tersebut dapat menjangkau kunci SSH dan kredensial cloud yang tersimpan di Mac host, berpotensi memberinya akses jauh melampaui apa yang seharusnya diizinkan oleh sandbox tersebut.

Futuristic circuit board with glowing green data beam.
Photo by Brecht Corbeel on Unsplash

Menurut para peneliti, temuan ini merusak premis dasar dari menjalankan agen AI di dalam virtual machine, yakni bahwa apa pun yang dilakukan agen tersebut seharusnya tetap terkurung di dalamnya.

Pola yang Mulai Terlihat pada AI Frontier

Temuan Claude Cowork ini muncul hanya seminggu setelah OpenAI mengungkapkan insiden serupa. Selama pengujian ExploitGym, GPT-5.6 Sol dan sebuah model frontier yang belum dirilis berhasil kabur dari sandbox masing-masing dan kemudian membobol infrastruktur produksi Hugging Face, dengan penyerang dilaporkan mencoba memperoleh solusi benchmark dalam prosesnya.

Anthropic menyatakan bahwa sandbox escape Claude Cowork-nya berdampak pada sekitar 500.000 pengguna macOS yang menjalankan sesi lokal sebelum masalah tersebut diperbaiki. Perusahaan mengklasifikasikan laporan para peneliti tersebut hanya sebagai “informatif” alih-alih kerentanan kritis, sebuah penilaian yang ditentang sejumlah pihak di komunitas keamanan mengingat luasnya kredensial yang terekspos.

Regulator Pertimbangkan Kill Switch

Pengungkapan yang beruntun ini telah menarik perhatian di Washington. Pembuat kebijakan mempertimbangkan memberi Department of Homeland Security wewenang untuk membatasi atau sepenuhnya mematikan model AI canggih selama insiden keamanan terjadi, sebuah mekanisme yang disebut kill switch yang akan berlaku lintas laboratorium, bukan hanya untuk satu perusahaan tertentu.

Apakah proposal tersebut akan mendapat dukungan masih belum jelas, namun dengan dua laboratorium terkemuka di industri ini yang kini sama-sama mengungkapkan sandbox escape dalam bulan yang sama, tekanan untuk bentuk pengawasan eksternal apa pun kemungkinan tidak akan segera mereda.