AVAX milik Avalanche berhasil mencatat reli empat hari beruntun, menembus pola pennant multi-minggu di kisaran $7,15 dan kembali naik di atas exponential moving average kuncinya. Trader kini mengawasi apakah momentum ini cukup kuat untuk menembus $9, level yang akan membuka jalan menuju retest ke $10.

Breakout ini tidak terjadi begitu saja tanpa dukungan. Volume DEX jaringan Avalanche mencapai $141,61 juta dalam 24 jam terakhir, rekor bulanan baru yang menunjukkan pergerakan harga ini didukung aktivitas on-chain yang nyata, bukan sekadar trading tipis dengan likuiditas rendah.

black and green remote control
Photo by Cedrik Wesche on Unsplash

Order Whale Menumpuk, Tapi Arahnya Belum Jelas

Data ukuran order rata-rata menunjukkan order-order besar mengelompok di sekitar harga AVAX saat ini — biasanya sinyal bahwa pemain besar sedang aktif di level ini. Yang belum jelas adalah apakah aktivitas tersebut mencerminkan akumulasi menjelang pergerakan naik lebih lanjut, atau justru distribusi di tengah penguatan harga. Trader kemungkinan masih butuh beberapa sesi lagi data order-flow untuk membedakan keduanya.

Posisi Long yang Berat Jadi Pedang Bermata Dua

Pasar derivatif condong sangat kuat ke satu arah: akun long mewakili sekitar 70% dari total posisi trader yang terlacak pada AVAX, menurut data exchange yang dikutip dalam laporan awal. Bias sepihak semacam ini cenderung mempercepat reli saat harga sedang naik, tapi di saat yang sama juga membangun tepat jenis leverage yang bisa terurai dengan keras jika kenaikan ini macet — penolakan tajam di $9 bisa memicu long squeeze yang melenyapkan sebagian besar posisi tersebut hanya dalam hitungan menit.

Baca juga: Stellar Naik 22% Ekor Lonjakan XRP, Incar Breakout ke $0,26

Reli ini juga muncul di tengah pembaruan jaringan terbesar Avalanche sepanjang sejarahnya. Upgrade Avalanche9000, yang diluncurkan awal tahun ini, memangkas biaya menjalankan Avalanche L1 mandiri sekitar 99,9% dan menggantikan syarat lama untuk staking 2.000 AVAX per subnet dengan biaya validasi berkelanjutan yang jauh lebih kecil. Perubahan ini dianggap ikut mempercepat peluncuran L1 baru di jaringan tersebut, dan menjadi salah satu fundamental yang jadi acuan para bull ketika berargumen bahwa pergerakan saat ini punya dasar lebih kuat dibanding sekadar trading momentum jangka pendek.

Avalanche bukan satu-satunya altcoin berkapitalisasi besar yang menembus range multi-minggunya bulan ini — sejumlah token layer-1 lain juga menunjukkan pola serupa, perpaduan antara breakout teknikal dan kenaikan aktivitas jaringan, seiring membaiknya selera risiko pasar secara lebih luas.

Untuk saat ini, $9 tetap jadi level yang patut diawasi. Penembusan bersih akan membawa AVAX ke jalur harga tertingginya sejak awal tahun, sementara penolakan di level itu — apalagi mengingat betapa timpangnya posisi long yang sudah terbangun — bisa mengubah reli empat hari ini menjadi pembalikan yang tajam dan cepat.