Sorotan

  • Michael Burry membeli opsi call Nvidia jatuh tempo Desember dengan strike di kisaran $200-an, membayar premi yang cuma single digit.
  • Burry menyebut posisi call ini murni sebagai hedge, bukan perubahan pandangan bearish-nya terhadap Nvidia.
  • Ia sekaligus memperbesar posisi short di Nvidia, Oracle, Palantir, Nebius, dan Caterpillar.
  • Total short book-nya kini melebihi 21% dari portofolio, belum termasuk put Nvidia bertenor panjang yang terpisah.
  • Burry membandingkan kondisi pasar yang didorong AI saat ini dengan tahun 2005, tak lama sebelum krisis perumahan pecah.

Michael Burry, investor yang terkenal karena memprediksi keruntuhan subprime mortgage 2008 dan namanya diabadikan dalam “The Big Short,” kini menambah lapisan baru pada sikap bearish-nya terhadap tren AI: membeli opsi call Nvidia sebagai hedge, sembari terus memperbesar taruhan melawan produsen chip itu di sisi lain portofolionya. Berdasarkan unggahan yang diangkat Bull Theory dan dikonfirmasi laporan Yahoo Finance berdasarkan pengungkapan Burry sendiri di Substack-nya, dana milik Burry, Scion Asset Management, membeli opsi call Nvidia jatuh tempo Desember dengan strike price di kisaran $200-an, hanya membayar premi single digit per kontrak. Burry menegaskan posisi ini murni sebagai hedge, bukan taruhan bullish, dan membingkainya sebagai perlindungan terhadap kemungkinan lonjakan tajam harga saham Nvidia sebelum posisi bearish jangka panjangnya sempat terealisasi.

Michael Burry Buys Nvidia Calls as a Hedge While Doubling Down on Bearish AI Bet
Image via @BullTheoryio on X

Short Book yang Terus Membesar Meski Hedge Jalan Terus

Pembelian call ini bukan pengganti, melainkan pelengkap dari rangkaian posisi bearish yang terus melebar. Burry terus menambah short di Nvidia sendiri, juga di Oracle, Palantir, Nebius, dan Caterpillar — total eksposur short-nya kini melampaui 21% dari portofolio, angka yang belum menghitung posisi put opsi yang terpisah. Put tersebut, dengan strike di kisaran $100-an dan jatuh tempo membentang dari Desember 2026 hingga Juni 2027, punya horizon waktu jauh lebih panjang dibanding call Desember-nya. Artinya, struktur ini memungkinkan Burry meraup untung dari reli jangka pendek Nvidia lewat call, sementara put-nya tetap siap membayar jika saham itu ambruk signifikan setahun ke depan. Dalam unggahan di Substack pada 11 Agustus, Burry menyamakan kondisi pasar yang didorong AI saat ini dengan 2005, periode tepat sebelum krisis perumahan 2008 dimulai, dengan argumen bahwa valuasi di sektor infrastruktur AI sudah lepas dari fundamentalnya.

Mengapa Struktur Hedge Ini Penting bagi Pasar

Baca juga: Trader Opsi Pasang Taruhan Guncangan $280 Miliar di Laba Nvidia

Kesediaan Burry melakukan hedge atas posisi bearish-nya, alih-alih sekadar memperkecil ukuran posisi, mencerminkan respons yang lazim di kalangan investor institusional terhadap pasar yang berulang kali menghukum short seller saham-saham AI: bahkan investor yang yakin koreksi bakal datang pun harus melindungi diri agar tak tergilas jika rally berlanjut. Strike di kisaran $200-an pada call Desember-nya berada di atas level perdagangan Nvidia saat posisi itu dibuka, artinya call tersebut baru akan cuan jika terjadi rally jangka pendek yang cukup besar. Fungsinya jadi lebih mirip asuransi tail-risk ketimbang taruhan arah. Fakta bahwa seorang bear ternama rela membayar untuk asuransi semacam ini, meski hanya dengan premi token berdenominasi single digit, jadi sinyal tersendiri: keyakinan akan koreksi tajam AI dalam waktu dekat ternyata tidak sepenuhnya bulat, bahkan di kalangan pendukungnya yang paling vokal sekalipun.

Yang Perlu Diperhatikan Selanjutnya

Ujian paling nyata dalam waktu dekat bagi posisi Burry adalah laporan kinerja terbaru Nvidia dan pergerakan pasca-laporan relatif terhadap strike call-nya di kisaran $200-an. Pasar juga akan mengawasi apakah short seller ternama lain ikut mengadopsi pola hedge serupa. Jika pola itu menyebar, artinya kegelisahan soal memastikan puncak belanja infrastruktur AI ternyata lebih luas dari perkiraan, bahkan di kalangan investor yang meyakini puncak itu memang akan datang.