Ripple mencetak 15 juta RLUSD tambahan di Ethereum pekan ini, menurut data yang dipantau oleh akun Ripple Stablecoin Tracker di X. Penerbitan baru ini muncul berturut-turut dengan pencetakan terpisah sebesar 10 juta RLUSD di Ethereum dalam rentang waktu 24 jam yang sama, bahkan ketika 15 juta RLUSD dimusnahkan (burn) di XRP Ledger pada 29 Juli 2026.
Langkah-langkah ini merupakan bagian dari penyeimbangan suplai rutin antara dua chain tempat RLUSD beroperasi. Ethereum kini menampung suplai beredar RLUSD lebih dari $712 juta, sementara XRP Ledger menampung sekitar $873 juta. Hanya dalam tujuh hari terakhir, Ethereum mencatat 36,5 juta RLUSD dicetak berbanding $25,3 juta dimusnahkan, sementara XRP Ledger mencatat $65,4 juta dicetak dan $68,7 juta dimusnahkan.
Korea Selatan Membuka Pintu
Aktivitas pencetakan ini berbarengan dengan gelombang akses exchange baru untuk RLUSD di Korea Selatan. Upbit, exchange terbesar ketiga di negara itu, mulai mendukung deposit dan penarikan RLUSD di XRP Ledger pada 28 Juli, memasangkan stablecoin ini dengan KRW, BTC, dan USDT. Bithumb menyusul sehari kemudian, pada 29 Juli, menambahkan dukungan RLUSD-nya sendiri di XRP Ledger sekaligus pasangan trading langsung RLUSD/KRW.
Kedua listing ini memberi RLUSD jangkauan yang berarti ke salah satu pasar trading ritel paling aktif di Asia, kawasan yang secara historis membuat stablecoin berpatokan dolar harus bersaing dengan aturan perbankan lokal yang ketat seputar eksposur mata uang asing.
Langkah Enterprise yang Lebih Besar
Ripple juga mengumumkan kemitraan baru dengan Notabene, penyedia infrastruktur kepatuhan yang memproses volume transaksi tahunan lebih dari $2 triliun. Kerja sama ini ditujukan untuk memperluas penggunaan RLUSD dalam pembayaran stablecoin enterprise, area yang berulang kali disebut Ripple sebagai inti dari strategi jangka panjang mereka di luar aktivitas trading XRP Ledger.
Dengan pencetakan baru, listing di Korea Selatan, dan kemitraan Notabene, jejak RLUSD berkembang di berbagai lini secara bersamaan — suplai, jangkauan geografis, dan infrastruktur institusional — meski stablecoin ini secara keseluruhan masih jauh tertinggal dari pemimpin pasar seperti USDT dan USDC dari sisi total peredaran.