Sorotan Utama

  • Telegram mulai menggulirkan Gram Wallet miliknya ke sekelompok pengguna terpilih.
  • Pendiri Pavel Durov menyebut akses akan diperluas ke seluruh basis pengguna Telegram yang mencapai lebih dari 1 miliar orang dalam beberapa pekan ke depan.
  • Smart contract yang mendasari dompet ini sudah disetujui oleh validator TON, sehingga hambatan teknis untuk distribusi lebih luas kini teratasi.
  • Langkah ini melanjutkan pengumuman Durov pada 21 Juli 2026 soal dompet non-custodial berbiaya nol yang dibangun di atas jaringan TON.

Pendiri sekaligus CEO Telegram, Pavel Durov, mengumumkan pada 31 Agustus 2026 bahwa aplikasi pesan tersebut telah mulai menggulirkan Gram Wallet ke sekelompok pengguna terpilih, dengan rencana memperluas akses secara bertahap ke seluruh basis pengguna Telegram yang melebihi 1 miliar orang dalam beberapa pekan mendatang, menurut laporan PANews. Durov mengatakan smart contract yang mendasari dompet ini kini telah disetujui oleh validator jaringan TON, langkah yang membuka jalan bagi peluncuran yang lebih luas.

a cell phone displaying a price on a concrete surface
Photo by PiggyBank on Unsplash

Dari Pengumuman ke Peluncuran Nyata

Fase saat ini melanjutkan pengumuman awal Durov pada 21 Juli 2026, ketika ia pertama kali memaparkan rencana dompet non-custodial native yang dibangun langsung ke dalam Telegram, menjanjikan transaksi kripto instan dan tanpa biaya bagi seluruh basis pengguna aplikasi. Desain non-custodial berarti private key setiap dompet dibuat dan disimpan secara lokal di perangkat pengguna sendiri — Telegram sendiri tidak pernah punya akses ke kunci tersebut, dan setiap pengguna bertanggung jawab penuh untuk mencadangkan recovery phrase miliknya sendiri. Persetujuan validator atas smart contract yang mendasarinya menjadi tonggak teknis yang berarti, khususnya karena hal ini memastikan pembaruan di masa depan terhadap logika dompet tidak akan mengharuskan setiap pengguna yang sudah ada memindahkan dananya ke contract baru — sebuah titik gesekan umum dalam peluncuran dompet berskala besar.

Baca juga: JPMorgan Chase Bangun Tim Aset Digital Ritel untuk 80 Juta Pengguna

Mengapa Skala di Sini Berbeda

Gram Wallet dibangun di atas jaringan TON, yang awalnya diluncurkan Durov bersama saudaranya Nikolai pada 2018 sebelum Telegram menarik diri dari keterlibatan langsung pada 2020 menyusul sengketa dengan regulator AS. Sejak itu Telegram kembali terlibat dengan jaringan ini, menjadi validator terbesar TON awal tahun ini dan mengganti nama token native jaringan tersebut dari Toncoin kembali menjadi Gram pada Juni. Belum pernah ada dompet kripto non-custodial yang meluncur dengan basis pengguna potensial sebesar Telegram sejak hari pertama, yang membuat peluncuran bertahap ke "pengguna terpilih" sekalipun menjadi peristiwa distribusi yang jauh berbeda dibanding peluncuran dompet pada umumnya — audiens yang bisa dijangkau jauh melampaui basis pengguna gabungan seluruh dompet self-custody yang ada saat ini.

Apa Selanjutnya

Tonggak utama yang perlu diperhatikan adalah kecepatan ekspansi bertahap yang dijabarkan Durov, karena jarak antara "pengguna terpilih" hari ini dan peluncuran penuh ke lebih dari satu miliar pengguna akan menentukan seberapa cepat Gram Wallet dapat mengubah akses menjadi penggunaan nyata. Kendala teknis apa pun yang muncul di fase awal ini berpotensi menunda linimasa yang lebih luas, sementara peluncuran yang mulus akan menekan penyedia dompet pesaing untuk menyamai skala distribusi yang secara realistis tak mungkin mereka tandingi.

FAQ

Apa itu Gram Wallet?
Dompet kripto non-custodial native yang dibangun ke dalam Telegram, berjalan di atas jaringan TON, yang menurut Pavel Durov pada akhirnya akan tersedia untuk seluruh basis pengguna Telegram.

Berapa banyak pengguna yang pada akhirnya bisa mengaksesnya?
Durov menyebut dompet ini akan diperluas ke lebih dari 1 miliar pengguna Telegram dalam beberapa pekan ke depan, meski saat ini baru aktif untuk sekelompok pengguna terpilih.

Apa arti persetujuan validator atas smart contract-nya?
Validator jaringan TON telah menyetujui contract yang menjalankan Gram Wallet, yang berarti pembaruan di masa depan bisa dilakukan tanpa mengharuskan pengguna berpindah ke contract baru.

Apakah Gram Wallet bersifat custodial?
Tidak. Dompet ini non-custodial, artinya private key dibuat dan disimpan secara lokal di perangkat masing-masing pengguna, bukan dipegang oleh Telegram.