Exchange asal Korea Selatan, Upbit, telah menambahkan Cap (CAP) ke pasar won Korea, Bitcoin, dan USDT-nya, membuka akses protokol kredit onchain ini ke basis investor Korea Selatan yang jauh lebih luas. Listing ini menjadi venue trading won Korea kedua bagi CAP, setelah debutnya di Bithumb sekitar lima pekan sebelumnya.
Cap, yang secara resmi bernama Covered Agent Protocol, menjalankan sistem kredit yang dibangun di sekitar cUSD, stablecoin berdenominasi dolar yang didukung cadangan stablecoin teregulasi dan reksa dana pasar uang yang ditokenisasi. Protokol ini juga menawarkan stcUSD, versi berimbal hasil yang dihasilkan dengan melakukan staking cUSD di dalam jaringan. Alih-alih menghasilkan yield lewat pool lending crypto-native seperti umumnya di DeFi, Cap justru melimpahkan fungsi tersebut ke jaringan operator institusional — bank, firma high-frequency trading, dan market maker — yang meminjam dari Credit Engine milik protokol dan menghasilkan return lewat kredit privat.
Dukungan Institusional yang Membedakannya
Yang membedakan Cap dari deretan protokol kredit onchain lainnya adalah basis investornya. Proyek ini menghitung Franklin Templeton dan Susquehanna International Group sebagai bagian dari para pendukungnya — rekam jejak dari dunia keuangan tradisional yang kian umum ditemukan di antara protokol yang memposisikan diri sebagai jembatan antara DeFi dan pasar kredit teregulasi, namun tetap membuat Cap menonjol dibanding kompetitor crypto-native murni yang mengejar strategi yield serupa.
Baca juga: Plume Gabung Working Group DTCC Bersama Schwab, Nasdaq
Reaksi Pasar
Harga token CAP bergerak tajam merespons berita listing ini, melonjak sekitar 34% hanya dalam satu menit begitu pengumuman menyebar. Reaksi seperti ini lazim terjadi pada token yang baru mendapat akses ke order flow ritel dari exchange besar, meski juga mencerminkan bagaimana likuiditas yang relatif tipis dapat memperbesar ayunan harga di sekitar peristiwa listing. Dengan kini hadir di Bithumb maupun Upbit untuk pasangan KRW, Cap telah mengamankan akses yang jauh lebih luas ke basis trading ritel crypto Korea Selatan yang besar dan aktif dibanding lima pekan lalu.