Sorotan

  • Bitcoin menembus level moving average 50 minggunya di sekitar $79.000, dan analis PlanB menyebut bear market sudah berakhir
  • Target teknikal berikutnya adalah moving average 100 minggu di sekitar $89.000
  • Porsi suplai Bitcoin yang dalam kondisi profit naik dari 50% jadi 72%, sementara RSI bulanan naik dari 41 ke 51
  • Darkfost dari CryptoQuant bilang trader sudah beralih dari panic selling ke buy the dip
  • BTC bertahan di kisaran $77.000-$78.000 selama volatilitas pekan lalu sebelum lanjut reli ke atas $81.000

Bitcoin menembus moving average 50 minggunya di sekitar $79.000 pekan ini, dan setidaknya satu analis yang banyak diperhatikan sudah berani menyebut titik dasarnya sudah lewat. PlanB, pencipta anonim model stock-to-flow, menulis pada 19 September bahwa bear market sudah berakhir, merujuk pada penutupan bulanan Agustus di $78.571 sebagai garis batasnya. Penanda berikutnya yang ia pantau buat kalangan bullish adalah moving average 100 minggu, yang saat ini berada di sekitar $89.000.

Klaim ini bukan sekadar bacaan grafik. Data pendukung milik PlanB sendiri menunjukkan porsi suplai bitcoin yang berada dalam kondisi profit naik dari 50% jadi 72% dalam beberapa pekan terakhir, sementara Relative Strength Index bulanan bergerak dari 41 ke 51, kembali masuk ke zona yang biasanya menyertai pemulihan, bukan kapitulasi. Pergeseran ini penting karena menggambarkan perilaku holder, bukan cuma harga semata: pasar di mana sebagian besar koin dalam posisi rugi cenderung memicu jual paksa di setiap rebound, dan dinamika itu kini tampak berbalik arah.

Analis CryptoQuant, Darkfost, membaca pergeseran yang sama dari sudut berbeda. Dalam catatan yang juga terbit 19 September, Darkfost menyebut perilaku pasar bitcoin sudah mengalami pergeseran signifikan, beralih dari panic selling ke buy the dip. Kalau dulu koreksi memicu buru-buru keluar pasar, kini penurunan dengan magnitude serupa justru diperlakukan sebagai titik masuk. Efek praktisnya, menurut dia, pergerakan turun yang tajam jadi lebih sulit bertahan lama dan short seller menghadapi lingkungan yang makin sulit. Short seller ZEC pun baru-baru ini merasakan hal serupa saat reli Zcash menembus rekor tertinggi awal bulan ini.

Pergerakan harga sepekan terakhir mendukung kedua pembacaan itu. Menurut komentar trader yang dipantau Crypto Banter, bitcoin bertahan di zona $77.000 sampai $78.000 melewati serangkaian kepanikan makro sebelum melanjutkan reli.

Baca juga: Analis Sebut Koreksi Bitcoin Sudah Berakhir, $72K-$74K Jadi Lantai Harga

Momentum itu berlanjut. Bitcoin sebelumnya sempat menembus $80.000 saat posisi short diperas, dan pada 19 September BTC sudah diperdagangkan di atas $81.000, level yang menurut perbandingan sejumlah trader membuatnya unggul dari Nasdaq, S&P 500, dan emas secara year-to-date.

Ketahanan itu menyusul sebulan di mana jejak institusional bitcoin semakin melebar. Bitcoin merebut kembali posisinya di antara 15 aset global terbesar dari Tesla seiring ETF BTC dan ETH menarik dana gabungan $577 juta, memberi reli ini sumber permintaan di luar sekadar meja trading ritel. Momentum di bagian pasar yang berdekatan mengikuti skrip serupa, dengan capital terus mengejar token-token yang sedang naik daun seiring selera risiko pasar yang membaik.

Namun tidak semua sinyal searah. Alex Thorn, kepala riset di Galaxy, mengingatkan bahwa candle mingguan baru benar-benar mengonfirmasi reclaim kalau penutupan hari Minggunya penuh di atas moving average 50 minggu, sebab penembusan sementara di tengah minggu di atas moving average kunci pernah gagal sebelumnya. Meski begitu, secara historis, reclaim garis itu memang sering bertepatan dengan titik dasar bear market sebelumnya, dan itulah salah satu alasan PlanB dan Darkfost berani mengambil sikap sekarang, alih-alih menunggu konfirmasi lebih jauh masuk ke kuartal keempat.

Beberapa pekan ke depan akan menguji apakah pergeseran ini benar-benar bertahan. Penutupan yang tetap di atas $79.000 sampai Oktober akan memperkuat argumen bahwa aksi beli saat dip memang sudah menggantikan panic selling. Sebaliknya, kalau harga cepat mundur ke bawah moving average 50 minggu, klaim bahwa bear market sudah berakhir bisa kembali dipertanyakan secepat kemunculannya.