Binance merilis produk earn baru berbasis RWUSD, stablecoin yang dirancang agar holder bisa memanfaatkan saldo yang menganggur alih-alih membiarkannya tidak produktif. Exchange ini mengiklankan annual percentage rate (APR) sebesar 3,36%, yang dibayarkan setiap hari kepada peserta.

Produk ini mengaitkan returnnya dengan performa Treasury Bill AS yang ditokenisasi, sebuah struktur yang semakin umum di industri ini seiring exchange berupaya menawarkan yield yang didukung instrumen tradisional berisiko rendah, bukan pasar lending yang murni berbasis crypto.

Binance Launches RWUSD Earn Product Paying 3.36% APR Daily
Image via @binance on X

Bagaimana Produk Ini Disusun

Pengguna yang memegang RWUSD di Binance bisa langsung ikut serta dalam program earn ini melalui platform, dengan reward yang bertambah dan dibayarkan setiap hari, bukan di akhir periode lock-up. Menjadikan Treasury Bill tokenisasi sebagai acuan yield memberi produk ini profil return yang lebih terkait dengan suku bunga jangka pendek yang berlaku, dibandingkan volatilitas pasar crypto.

Bagian dari Dorongan Real-World-Asset yang Lebih Luas

Peluncuran RWUSD ini sejalan dengan tren yang lebih luas di mana exchange besar membangun produk real-world-asset, mulai dari Treasury tokenisasi hingga saham tokenisasi, sebagai cara menarik pengguna yang mencari yield berdenominasi dolar tanpa harus meninggalkan ekosistem exchange. Pesan Binance seputar produk ini membingkainya sebagai cara membuat saldo stablecoin yang menganggur menjadi produktif, bukan sebagai instrumen trading spekulatif.

Yang Perlu Diperhatikan

Seperti halnya produk yield yang terkait suku bunga jangka pendek lainnya, APR 3,36% yang diiklankan dapat berubah seiring pergerakan acuan Treasury Bill yang mendasarinya. Pengguna yang mempertimbangkan produk ini perlu memantau bagaimana rate ini bertahan seiring waktu, dan apakah Binance akan memperluas program RWUSD dengan acuan real-world-asset tambahan di kemudian hari.