Bitrue menambahkan dua kontrak perpetual baru ke platformnya, memberi trader kripto eksposur sintetis ke saham cloud computing dan exchange-traded fund (ETF) berleverage yang terkait semikonduktor, tanpa perlu memegang saham yang mendasarinya secara langsung.
Listing pertama, SNOWUSDT, melacak Snowflake, platform data cloud yang memposisikan dirinya sebagai infrastruktur untuk beban kerja AI di kalangan perusahaan. Listing kedua, SNXXUSDT, melacak Tradr's 2x Long SNDK Daily ETF, yang dirancang untuk memberikan dua kali lipat return harian dari saham SanDisk.
Mengapa exchange menambahkan perpetual yang terkait saham
Listing semacam ini mencerminkan tren yang lebih luas di kalangan exchange kripto untuk menawarkan eksposur tertokenisasi atau derivatif ke saham tradisional, khususnya yang terkait dengan tren AI dan semikonduktor yang mendominasi pasar pada 2026. Dengan membungkus eksposur ini dalam kontrak perpetual, Bitrue memungkinkan pengguna mengambil posisi long atau short dengan leverage atas pergerakan harga yang terkait Snowflake atau SanDisk, menggunakan akun dan kolateral yang sama dengan yang mereka pakai untuk trading kripto.
Baca juga: Tren AI Korea Selatan Goyah, KOSPI Anjlok 11%, Produsen Chip Lebih Parah
Apa arti leverage ini bagi risiko
Karena SNXXUSDT melacak ETF yang sudah menerapkan leverage 2x harian terhadap harga saham SanDisk, dan kontrak perpetual Bitrue sendiri bisa menambahkan lapisan leverage tambahan di atasnya, produk ini membawa volatilitas berlapis dibandingkan memegang saham yang mendasarinya secara langsung. Trader yang menggunakan salah satu dari kedua listing baru ini pada dasarnya mengambil taruhan berleverage atas instrumen yang sudah berleverage, sebuah struktur yang bisa memperbesar keuntungan maupun kerugian jauh lebih cepat dibandingkan eksposur spot langsung ke Snowflake atau SanDisk.