ETF Bitcoin spot berhasil menarik dana sekitar $1,92 miliar selama lima hari perdagangan beruntun — salah satu rentetan inflow terkuat sepanjang tahun ini. Standard Chartered menunjuk permintaan tersebut sebagai bagian dari alasan mengapa Bitcoin berpotensi menyentuh $126.000 pada akhir tahun. Proyeksi bank ini muncul berbarengan dengan gelombang pembelian institusional yang lebih luas dan telah meningkat tajam sejak pertengahan Agustus.

Rentetan ini terbilang sangat konsisten. Pada 21 Agustus saja, ETF Bitcoin spot mencatat inflow bersih $307 juta — hari kelima berturut-turut dengan arus masuk positif — sementara ETF Ethereum spot menambah $185 juta pada hari yang sama. Sehari sebelumnya, ETF Bitcoin menarik $507 juta, intake harian terbesar sejak minggu pertama Mei, dengan IBIT milik BlackRock sendiri menyumbang $285 juta atau 56% dari total tersebut.

Bitcoin ETFs Pull $1.92B in Five Days as Standard Chartered Eyes $126K
Image via @coinbureau on X

BlackRock Pimpin Aksi Beli yang Terkonsentrasi

BlackRock menjadi kekuatan dominan di balik pergerakan ini. Dalam rentang 48 jam, sebanyak 11.098 BTC dan 132.769 ETH mengalir masuk ke wallet ETF milik manajer aset tersebut — gabungan senilai $1,17 miliar, laju akumulasi yang tetap mencolok bahkan di tengah tahun yang sudah berkali-kali mencatat rekor inflow institusional. Data harian lengkapnya bisa dipantau lewat data arus ETF Bitcoin dari Farside Investors, yang secara konsisten menunjukkan IBIT mengambil porsi terbesar dari total inflow bersih di antara sekitar selusin ETF Bitcoin spot AS.

Kripto Masih Tertinggal dari Teknologi Konvensional Soal Modal

Inflow ini memang kuat menurut standar kripto sendiri, tapi masih terbilang sederhana dibanding ke mana sebenarnya uang institusional mengalir bulan ini.

Baca juga: Paus Misterius Jual Bitcoin $576 Juta, ETF Tetap Borong

ETF Nasdaq 100 dengan ticker QQQ berhasil menarik $10,9 miliar hanya dalam Agustus — sudah lebih dari dua kali lipat total Juli penuh sebesar $4,9 miliar, dan berada di jalur mencetak rekor inflow bulanan tertingginya. Artinya, ETF teknologi konvensional menyerap modal hampir enam kali lebih banyak dibanding ETF Bitcoin bulan ini, bahkan di tengah apa yang disebut sejumlah pelacak pasar sebagai minggu terbaik Bitcoin dalam dua tahun terakhir. Ini jadi pengingat bahwa di balik angka-angka headline yang mentereng, ETF kripto tetap hanya sebagian kecil dari arus dana yang bergerak lewat produk indeks arus utama.

Rentetan pembelian ini juga muncul setelah periode yang cukup sepi. Antara 1 Mei hingga 19 Agustus, pasar kripto praktis membeku selama 110 hari beruntun sebelum kondisinya berubah — kebetulan atau tidak, tepat pada hari yang sama Presiden Trump menggelar konferensi kripto di Gedung Putih. Apakah laju permintaan ETF saat ini bisa bertahan hingga akhir tahun kemungkinan akan menentukan seberapa dekat Bitcoin bisa mendekati target $126.000 dari Standard Chartered, terutama mengingat betapa cepatnya volatilitas pasar belakangan ini menunjukkan posisi leverage bisa terurai dalam sekejap, bahkan di tengah inflow yang kuat.