Ethereum menunjukkan tanda-tanda mulai merebut kembali posisinya dari Bitcoin, dengan rasio ETH/BTC naik ke level tertinggi dalam tiga bulan di angka 0,030, menurut data yang disorot oleh KuCoin. Pergerakan ini mencerminkan kesenjangan kinerja yang melebar antara dua aset kripto terbesar itu selama sebulan terakhir, dengan Ethereum mencatat kenaikan 24% dibandingkan Bitcoin yang hanya naik 8% pada periode yang sama — selisih 16 poin persentase yang berpihak pada Ethereum.

ETH/BTC Ratio Hits 3-Month High as Ethereum Outpaces Bitcoin
Image via @kucoincom on X

Rasio ETH/BTC menjadi metrik yang dicermati ketat oleh trader karena mengesampingkan arah pasar secara keseluruhan dan hanya menyoroti aset mana di antara keduanya yang menarik lebih banyak modal. Rasio yang naik menandakan investor sedang merotasi dananya secara khusus ke Ethereum, bukan sekadar ikut arus reli kripto luas yang mengangkat kedua aset secara bersamaan.

Apa yang Mendorong Divergensi Ini

Puncak tiga bulan pada rasio ini menunjukkan bahwa pergerakan tersebut bukan sekadar lonjakan sesaat, melainkan bagian dari pergeseran kinerja relatif yang lebih berkelanjutan. Ketika Ethereum mengungguli Bitcoin dengan margin bulanan dua digit, hal ini kerap berbarengan dengan kembali menguatnya minat pada area-area yang menjadi eksposur langsung Ethereum namun tidak dimiliki Bitcoin, termasuk aktivitas DeFi, penyelesaian transaksi stablecoin, dan penggunaan jaringan layer-2 — semuanya cenderung meningkat pada periode ketika trader berotasi dari perdagangan penyimpan nilai murni menuju aset dengan utilitas yang lebih langsung.

Apakah Ethereum bisa mempertahankan pergerakan ini kemungkinan besar bergantung pada kelanjutan kekuatan fundamental yang sama yang mendorong selisih saat ini. Kesenjangan kinerja bulanan sebesar 16 poin merupakan pergeseran signifikan dalam hubungan ETH/BTC, dan para trader akan mengawasi apakah rasio ini bisa terus menembus jauh di atas 0,030 atau justru tertahan di batas tiga bulan tersebut.