Sam Altman kini tak lagi sekadar mengangguk dari pinggir lapangan. CEO OpenAI ini menyatakan sepakat dengan seruan CEO Anthropic Dario Amodei agar industri AI sengaja memperlambat laju peningkatan kemampuan modelnya — salah satu titik temu publik paling terbuka antara dua bos lab rival dalam perlombaan AI generatif sejauh ini.
Amodei memaparkan argumennya dalam esai sepanjang sekitar 3.800 kata yang terbit akhir pekan lalu, menyatakan bahwa industri ini perlu “mengatur laju di garis depan” alih-alih berlomba tanpa kendali menuju model yang makin kuat. “Kita harus memperlambat laju peningkatan kemampuan model AI,” tulisnya. “Kemajuan akan tetap terasa cepat, dan kita harus memanfaatkan waktu yang kita peroleh itu dengan bijak.” Altman menanggapi lewat unggahannya sendiri, menulis bahwa ia sepakat dengan Amodei “bahwa kita perlu mengatur laju di garis depan”, seraya menambahkan bahwa gagasan ini sudah jadi “topik utama diskusi” internal OpenAI dalam beberapa pekan terakhir. Ia juga mendukung satu usulan spesifik dari esai Amodei: memberi evaluator independen akses setara karyawan ke model-model garis depan sebelum dirilis, dengan menyebut OpenAI “akan melakukan hal yang sama”.
Kekompakan yang langka ini muncul di antara dua perusahaan yang sebenarnya bersaing ketat memperebutkan talenta, komputasi, dan klien enterprise — tepat ketika regulator dan peneliti keamanan makin vokal soal risiko perlombaan kemampuan yang tak terkendali. Fortune melaporkan bahwa dalam wawancara yang sama, Altman turut menyinggung kemungkinan adanya pakta keamanan yang lebih luas di antara lab-lab AI terkemuka, meski ia enggan merinci diskusi tertutup yang sudah berjalan — hanya mengatakan kepada media tersebut bahwa koordinasi formal antar lab-lab besar adalah sesuatu yang menurutnya cepat atau lambat akan terjadi.
Dalam percakapan yang sama, Altman juga menepis kemungkinan OpenAI melantai di bursa dalam waktu dekat. Ditanya apakah perusahaannya bakal IPO pada 2026 atau 2027, jawabannya tegas: “bukan 2026” — pekerjaan keamanan yang masih berjalan, katanya, membuat ini “momen yang kurang tepat untuk go public”, dan OpenAI “tidak buru-buru” menuju listing. Pernyataan ini muncul justru ketika rival, Anthropic, dikabarkan tengah menjajaki diskusi awal yang bisa mematok valuasinya mendekati $2 triliun dalam listing mendatang — kontras yang menegaskan betapa berbedanya sikap kedua lab terhadap pasar modal, sekalipun kedua CEO-nya kompak soal strategi keamanan.
Apakah “mengatur laju di garis depan” ini benar-benar mengubah sesuatu di lapangan, masih harus dibuktikan. Baik esai Amodei maupun tanggapan Altman sama-sama tidak mengikat kedua perusahaan pada tenggat waktu, tolok ukur, atau mekanisme penegakan yang konkret — intinya cuma pengakuan bersama bahwa laju peningkatan kemampuan AI sudah melampaui kecepatan evaluasi keamanannya, bukan rencana resmi untuk mengerem peluncuran model. Terlepas dari itu, pengawasan regulator terhadap kesepakatan-kesepakatan besar di industri ini sudah makin ketat: Departemen Kehakiman AS tengah menyelidiki apakah kesepakatan Nvidia senilai $20 miliar untuk Groq sengaja dirancang menghindari tinjauan antitrust, pertanda bahwa perbincangan soal keamanan di antara para bos lab AI berjalan beriringan dengan tekanan terpisah dari otoritas antitrust.
Momen ini juga terjadi saat modal terus mengalir deras ke sektor ini. Nvidia dikabarkan tengah berunding untuk menjadi anchor investor IPO rekor milik Anthropic dengan komitmen $10 miliar — kesepakatan yang akan menempatkan rival Altman ini jauh lebih agresif soal timing pasar modal, sekalipun CEO-nya sendiri yang memimpin seruan untuk memperlambat perlombaan teknologi yang mendasarinya.
Baca juga: Nvidia Berunding Jadi Anchor Investor IPO $2 Triliun Anthropic
FAQ
Apa sebenarnya arti “mengatur laju di garis depan”?
Istilah ini merujuk pada usulan Dario Amodei agar lab-lab AI sengaja memperlambat laju peningkatan kemampuan model mereka, memberi waktu bagi evaluasi keamanan dan pengawasan independen untuk mengejar ketertinggalan — bukan batas teknis atau aturan regulasi yang spesifik.
Apakah Sam Altman mengikat OpenAI pada perubahan konkret tertentu?
Ia berkomitmen pada satu langkah spesifik — memberi evaluator independen akses setara karyawan ke model garis depan sebelum dirilis — tapi tidak memaparkan tenggat waktu atau mekanisme penegakan untuk memperlambat peningkatan kemampuan secara lebih luas.
Apakah OpenAI akan IPO pada 2026?
Tidak. Altman mengatakan kepada Fortune “bukan 2026”, dengan alasan pekerjaan keamanan yang masih berjalan, dan menyebut perusahaannya juga tidak terburu-buru menuju IPO pada 2027.
Bagaimana perbandingannya dengan rencana IPO Anthropic?
Anthropic dikabarkan tengah menjalani diskusi awal untuk listing yang bisa mematok valuasinya mendekati $2 triliun, dengan Nvidia disebut mempertimbangkan investasi anchor sebesar $10 miliar — linimasa yang jauh lebih maju dibanding OpenAI.
