Sorotan

  • Menteri Keuangan Scott Bessent bertemu Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda di sela pertemuan menteri keuangan G20 di Asheville, North Carolina, 31 Agustus-1 September.
  • Bessent menilai Jepang kemungkinan sudah mencapai “akhir dari era Abenomics” dan sebaiknya membiarkan transisi kebijakan berjalan secara alami.
  • Yen sempat diperdagangkan di kisaran 160 per dolar, pulih dari titik terendah dalam 40 tahun di sekitar 164 yang tersentuh musim panas ini.
  • Trader kini memasang peluang 80-90% BOJ akan menaikkan suku bunga pada September, seiring inflasi yang masih di atas target 2%.
  • Intervensi mata uang bersama AS-Jepang yang jarang terjadi sempat digelar akhir Juli untuk membantu menstabilkan yen.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent memanfaatkan pertemuan menteri keuangan G20 di Asheville, North Carolina, untuk secara terbuka mendukung upaya Jepang memperkuat yen, sekaligus bertemu Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda di sela acara tersebut. Crypto Banter melaporkan bahwa Bessent, yang bertemu Ueda pada 30 Agustus di forum G20, mendukung langkah pasar dan suku bunga yang diambil Jepang untuk mengatasi apa yang disebut Departemen Keuangan AS sebagai yen yang undervalued secara signifikan, sembari mencatat bahwa mata uang yang murah ini justru turut memperparah masalah inflasi Jepang.

A lit up lit up lit up lit up lit up lit up lit up lit
Photo by Coinstash Australia on Unsplash

Apa yang Disampaikan Bessent

Bessent mengatakan kepada wartawan bahwa Jepang kemungkinan sudah mencapai “akhir dari era Abenomics” — periode kebijakan moneter ultra-longgar selama lebih dari satu dekade yang diluncurkan di bawah mantan Perdana Menteri Shinzo Abe — dan menyarankan Tokyo untuk “membiarkan transisi ini berjalan secara alami” alih-alih memaksakan perubahan drastis. Ia juga menyebut Gubernur Ueda sebagai “operator pasar yang cerdik namun kurang dihargai” serta menggambarkan fluktuasi yen belakangan ini sebagai “terkendali dengan cukup baik”, bukan sesuatu yang tidak tertib — pernyataan yang dibaca trader sebagai sinyal bahwa Washington tidak sedang mendorong intervensi agresif di luar apa yang sudah dilakukan Jepang sendiri.

Mata Uang yang Masih dalam Pemulihan

Yen belakangan diperdagangkan di kisaran 160 per dolar, pemulihan berarti dari level sekitar 164 — titik terendah dalam 40 tahun — yang tersentuh awal musim panas ini. Perbaikan ini menyusul intervensi mata uang bersama AS-Jepang yang jarang terjadi pada akhir Juli, yang bertujuan menahan pelemahan lebih jauh. Trader kini memasang peluang 80-90% bahwa BOJ akan kembali menaikkan suku bunga pada September, dengan inflasi yang masih berada di atas target 2% bank sentral dan pertumbuhan upah yang menunjukkan daya tahan cukup untuk mendukung pengetatan kebijakan. Perdana Menteri Sanae Takaichi juga memberi sinyal niatnya mengurangi campur tangan pemerintah dalam keputusan kebijakan moneter, langkah yang selama ini terus didorong Bessent, yang sepanjang tahun konsisten mendukung independensi BOJ dari tekanan politik.

Baca juga: Imbal Hasil Obligasi 10 Tahun Jepang Tembus 3%, Tertinggi Sejak 1996

Mengapa Ini Penting bagi Pasar Kripto

Yen yang menguat dan BOJ yang makin independen serta hawkish membawa implikasi langsung bagi aset berisiko global, termasuk kripto. Jepang selama ini menjadi salah satu sumber utama yen carry trade berbiaya rendah yang membantu mendanai posisi leverage di saham maupun aset digital selama beberapa tahun terakhir; siklus pengetatan BOJ yang berkelanjutan akan menaikkan biaya untuk melepas posisi tersebut, dan secara historis bertepatan dengan periode volatilitas pada Bitcoin dan altcoin. Dukungan terbuka Bessent terhadap pendekatan Ueda mengurangi kemungkinan pergerakan yen yang tidak tertib dalam waktu dekat — sesuatu yang biasanya dibaca pasar sebagai sedikit mendukung selera risiko, dibanding skenario tekanan mata uang yang tidak terkendali.

Yang Perlu Diperhatikan Selanjutnya

Katalis utama berikutnya adalah pertemuan kebijakan BOJ pada September, di mana pasar memasang peluang tinggi untuk kenaikan suku bunga. Trader juga akan mengamati apakah yen mampu mempertahankan penguatannya terhadap dolar menjelang keputusan tersebut, serta apakah pemerintahan Takaichi benar-benar merealisasikan rencana menarik diri dari pengaruh kebijakan moneter. Kejutan apa pun dari BOJ — baik kenaikan yang lebih besar dari perkiraan maupun justru jeda — berpotensi langsung menggerakkan yen sekaligus sentimen risiko yang lebih luas.

FAQ

Apa yang dikatakan Bessent soal kebijakan mata uang Jepang?
Ia mendukung langkah pasar dan suku bunga Jepang untuk mengatasi yen yang undervalued, menilai Jepang kemungkinan sudah mencapai akhir era Abenomics, dan menyerukan agar transisi kebijakan berjalan secara alami.

Di mana dan kapan Bessent bertemu Gubernur Ueda?
Keduanya bertemu di pertemuan menteri keuangan G20 di Asheville, North Carolina, yang berlangsung 31 Agustus hingga 1 September 2026, dengan pernyataan Bessent disampaikan sekitar 30 Agustus.

Seberapa besar pemulihan yen?
Yen belakangan diperdagangkan di kisaran 160 per dolar, naik dari sekitar 164 — titik terendah dalam 40 tahun — yang tersentuh awal musim panas ini, menyusul intervensi mata uang bersama AS-Jepang akhir Juli.

Mengapa kebijakan yen penting bagi pasar kripto?
Jepang menjadi salah satu sumber pendanaan utama bagi yen carry trade yang mendukung posisi leverage di aset berisiko; BOJ yang mengetat menaikkan biaya posisi tersebut dan bisa menambah volatilitas pada Bitcoin dan altcoin.