Binance resmi mengaktifkan transfer bebas biaya antara kepemilikan saham tradisional dan produk bStocks miliknya, sudah live di platform web maupun aplikasi mobile bursa tersebut. Perubahan ini memungkinkan pengguna memindahkan posisi ekuitas yang mereka miliki ke token bStocks on-chain, atau mengonversinya kembali, tanpa dikenakan biaya konversi di kedua arah.

bStocks, yang diluncurkan Binance pada Juni lalu melalui entitas broker-dealer-nya, Nest Trading Limited, merepresentasikan saham dan ETF AS sebagai token yang didukung 1:1 dan bisa diperdagangkan 24/7 di BNB Chain, alih-alih dibatasi jam operasional pasar tradisional. Pemegang saham yang sudah memiliki perusahaan-perusahaan terkait bisa mengonversi kepemilikan mereka menjadi versi tokenisasi dengan nilai setara (at par), lalu menyimpan, mentransfer, atau memanfaatkan token tersebut di berbagai wallet dan aplikasi DeFi yang kompatibel dengan BNB Chain.

Binance Enables Zero-Fee Transfers Between Real Shares and bStocks
Image via @binance on X

Momentum di Balik Produk Ini

Penghapusan biaya ini muncul setelah bulan yang kuat bagi produk tersebut, dengan volume bulanan bStocks melonjak ke $8,8 miliar pada Juli seiring bursa terus memperluas daftar asetnya dengan tambahan seperti ASML dan Netflix. Menghilangkan hambatan biaya konversi antara saham asli dan versi tokenisasinya adalah langkah langsung untuk menjaga momentum tersebut dengan membuat perpindahan ke versi on-chain lebih murah bagi pemegang saham yang sudah ada. Langkah ini mengikuti pola serupa dari ekspansi Binance lainnya di segmen saham, termasuk penambahan perpetual saham chip leverage dan saham yang tercatat di China baru-baru ini, sebagai bagian dari upaya yang lebih luas untuk memasukkan ekuitas tradisional ke dalam lini produk inti bursa tersebut.

Baca juga: bStocks Binance Kuasai 85% Volume DEX Saham Tokenisasi di Juli

Taruhan pada Perdagangan Saham 24/7

Penghapusan biaya transfer ini berjalan beriringan dengan pembebasan maker fee yang lebih luas untuk pasangan trading bStocks hingga akhir Agustus, bagian dari upaya Binance yang lebih besar untuk menjadikan saham tokenisasi sebagai produk arus utama, bukan sekadar produk niche. Bagi Binance, daya tariknya sederhana: menangkap aktivitas trading yang seharusnya menganggur di luar jam buka Wall Street, sekaligus memberi pengguna crypto-native eksposur ke ekuitas tradisional tanpa perlu keluar dari ekosistem bursa itu sendiri.