Bitcoin sempat turun di bawah $63.000 pada 31 Juli, diperdagangkan di $62.970,02 atau turun sekitar 3% dalam sehari, namun mata uang kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar ini masih berada di jalur untuk menutup Juli dengan kenaikan sekitar 7,5% dalam sebulan. Pelemahan ini terjadi setelah bitcoin sempat jatuh di bawah $58.000 pada 1 Juli, menegaskan betapa besar pemulihan yang dicapai aset ini selama empat minggu terakhir.
Para analis yang memantau pergerakan ini menyebut sumber tekanan turun paling tajam di awal bulan — yakni forced selling yang terkait posisi leveraged — sebagian besar telah kehabisan bahan bakarnya, membuat pasar berada dalam kondisi yang relatif lebih tenang, meski masih tidak pasti, menjelang Agustus.
Likuidasi Jauh di Bawah Kisaran Normal
Rata-rata likuidasi harian di pasar tetap jauh di bawah kisaran $400 juta hingga $500 juta yang biasa terlihat sepanjang tahun, sebuah tanda bahwa posisi leverage telah dipangkas sejak volatilitas awal Juli. Pasar kripto juga memasuki pertemuan Federal Reserve terbaru dengan leverage yang jauh lebih rendah dibanding pasar saham, yang menurut analis membantu membatasi penyebaran dampak saat volatilitas benar-benar terjadi.
Jeff Anderson dari STS Digital mengatakan pasar tengah memasuki "rezim volatilitas baru", sementara Lacie Zhang dari Bitget Wallet menggambarkan prospek jangka pendek sebagai "skenario dasarnya adalah Agustus yang bergejolak dengan bitcoin bergerak dalam rentang terbatas."
Baca juga: Bulan Terburuk Bitcoin? Sejarah Isyaratkan Agustus yang Berat
Insiden Keamanan Coldcard Tambah Ketidakpastian
Menambah volatilitas bulan ini adalah insiden keamanan yang terkait produsen hardware wallet Coldcard, di mana setidaknya $38 juta bitcoin dilaporkan dicuri. Paul Howard dari Wincent mencatat bahwa hasil curian dari insiden tersebut belum dicairkan, namun dampak lanjutannya terhadap sentimen pasar masih terus dinilai seiring bulan ini berakhir.
Laporan Ketenagakerjaan Jadi Katalis Berikutnya
Dengan pertemuan terbaru Federal Reserve kini telah berlalu, para trader mengalihkan perhatian mereka ke laporan ketenagakerjaan AS mendatang sebagai katalis makroekonomi utama berikutnya. Investor mencari sinyal yang lebih jelas mengenai arah suku bunga bank sentral dalam beberapa bulan ke depan, faktor yang berulang kali menggerakkan bitcoin dan aset berisiko lain di 2026.
Untuk saat ini, kemampuan bitcoin bertahan di atas level $62.000 meski sempat melemah pada hari Jumat dibaca sejumlah analis sebagai bukti bahwa reli Juli, meski sudah mengembalikan sebagian keuntungannya, masih memiliki daya tahan menjelang periode akhir musim panas yang secara historis bergejolak.