Perusahaan treasury bitcoin Empery Digital menjual sekitar 1.635 BTC senilai kurang lebih $102,2 juta antara 1 Juli dan 6 Agustus, mengurangi total kepemilikannya menjadi 1.279 BTC. Namun angka yang lebih mengungkap adalah berapa yang benar-benar bisa digunakan: 954 koin di antaranya dijaminkan sebagai kolateral atas utang $35 juta, menyisakan hanya 325 BTC yang bebas dari ikatan — penurunan 76% pada cadangan yang tersedia bagi perusahaan hanya dalam waktu sedikit lebih dari lima pekan.
Laju pengurangan ini tetap mencolok meski tahun ini sudah menyaksikan beberapa perusahaan treasury bitcoin lain memangkas kepemilikan mereka. Crypto.news melaporkan bahwa cadangan BTC bebas ikatan Empery berada di angka 1.375 koin pada akhir Juni, artinya sebagian besar bantalan tersebut lenyap hanya dalam rentang lima pekan.
Ke Mana Sebenarnya Uang Itu Mengalir
Perusahaan menyatakan hasil penjualan diarahkan untuk pelunasan utang, rencana pembelian properti, biaya hukum, dan operasional — kombinasi yang lebih menggambarkan perusahaan yang mengelola kebutuhan kas jangka pendek ketimbang menjalankan pivot strategis. Meski begitu, Empery juga menyalurkan sebagian hasil penjualan untuk buyback saham, sekaligus mempercepat langkahnya ke infrastruktur pusat data AI lewat joint venture bernama EMHU, yang berpotensi membutuhkan komitmen modal tambahan hingga sekitar $63,2 juta.
Gelombang Penjualan Kedua dalam Satu Tahun
Ini bukan pengurangan signifikan pertama bagi Empery. Perusahaan sebelumnya sudah menjual 1.167 BTC senilai $80,1 juta pada paruh pertama 2026, artinya penjualan Juli-Agustus ini merupakan gelombang likuidasi kedua yang lebih cepat, menumpuk di atas posisi yang memang sudah menurun. Digabungkan, kedua putaran penjualan ini telah mengubah Empery dari perusahaan yang dibangun di atas model treasury penyimpan bitcoin menjadi perusahaan dengan cadangan yang relatif tipis dan sebagian besar terikat.
Baca juga: Data On-Chain Ungkap Penjualan BTC Lagi dari Wallet Terkait Strategy
Situasi Empery mencerminkan pola yang lebih luas tahun ini: MARA mengungkapkan penjualan 23.093 BTC senilai $1,63 miliar pada paruh pertama 2026 untuk membantu mendanai pergeserannya sendiri ke AI dan komputasi berkinerja tinggi, bagian dari tren yang lebih luas di mana perusahaan pemegang bitcoin mengandalkan treasury mereka untuk mendanai kebutuhan modal yang tidak terkait, alih-alih memperlakukan koin tersebut sebagai aset yang tak boleh disentuh.
Dengan cadangan bebas ikatannya kini tinggal 325 BTC, Empery memiliki ruang yang relatif sempit untuk mengulang jenis penjualan ini lagi tanpa harus menambah utang baru atau semakin membebani sisa posisinya.