Antrean keluar validator Ethereum praktis telah kosong, sementara antrean masuk justru membengkak menjadi lebih dari 3,5 juta ETH, dengan validator baru kini harus menunggu sekitar 62 hari untuk bergabung ke jaringan, menurut data antrean validator on-chain. Bursa Bitrue menyoroti ketimpangan ini pekan ini, mengutip statistik bahwa permintaan masuk staking kini melampaui permintaan keluar dengan rasio hampir 10.000 banding satu — menegaskan betapa timpangnya kedua antrean tersebut.
Skala pergeseran ini juga terlihat pada angka staking yang lebih luas: total ETH yang di-stake telah naik menjadi sekitar 40,9 juta ETH, meningkat 14% dibanding tahun sebelumnya, mendorong rasio staking Ethereum ke rekor 33,97% dari total pasokan.
Apa arti antrean keluar yang nyaris nol
Antrean keluar yang nyaris nol berarti para staker yang sudah ada nyaris tak berminat menarik ETH mereka, bahkan ketika modal baru terus mengantre untuk masuk. Penyedia infrastruktur validator menyebut dinamika ini sebagai sinyal yang secara struktural bullish bagi pasokan beredar ETH, karena artinya ETH baru terkunci ke dalam kontrak staking lebih cepat daripada yang menjadi likuid kembali, sehingga memperketat float efektif yang tersedia untuk trading — di saat yield staking sendiri disebut-sebut berada di level terendah dalam tiga tahun terakhir akibat banyaknya validator yang memperebutkan block reward yang sama.
Baca juga: Proposal XRP Ledger Ingin Bawa Koordinasi Multisig Langsung ke On-Chain
Sistem antrean yang dirancang untuk perubahan bertahap, bukan instan
Mekanisme antrean validator Ethereum sengaja membatasi seberapa cepat validator bisa masuk atau keluar per epoch, sebuah desain yang dimaksudkan untuk menjaga stabilitas jaringan dari gejolak keluar-masuk validator secara massal dan mendadak. Mekanisme inilah yang membuat backlog antrean masuk saat ini berubah menjadi masa tunggu dua bulan alih-alih instan, dan yang membuat antrean keluar yang nyaris kosong menjadi sinyal yang jauh berbeda dari sekadar jeda sementara — ini mencerminkan pola berkelanjutan selama berminggu-minggu di mana staker memilih untuk tetap bertahan, bukan sekadar data satu hari.