Binance Futures meluncurkan kontrak perpetual untuk lebih dari 140 aset TradFi (keuangan tradisional) yang tertokenisasi, demikian pengumuman exchange tersebut, sekaligus menggabungkan eksposur ke ekuitas dan instrumen TradFi lainnya ke dalam akun yang sama yang selama ini dipakai trader untuk derivatif kripto. Penawaran baru ini mencakup berbagai sektor termasuk teknologi, keuangan, saham terkait kripto, konsumer, dan kesehatan, menurut Binance.
Exchange ini membingkai ekspansi tersebut di sekitar aspek kepraktisan: alih-alih membuka akun broker terpisah untuk trading saham individual atau keranjang sektor, pengguna kini bisa mengakses eksposur perpetual pada saham-saham yang sama langsung dari akun Binance Futures yang sudah ada, berdampingan dengan posisi kripto mereka.
Bagian dari pergeseran industri yang lebih luas
Langkah Binance ini menyusul gelombang pengumuman serupa dari exchange pesaing dalam beberapa minggu terakhir, seiring platform kripto tersentralisasi berlomba menawarkan eksposur tertokenisasi ke ekuitas tradisional dan ETF melalui produk perpetual futures. Dorongan ini mencerminkan meningkatnya permintaan dari trader kripto native untuk akses sepanjang waktu ke pasar TradFi, yang biasanya dibatasi oleh jam trading bursa standar.
Baca juga: Bybit Listing Perpetual Tertokenisasi Berkshire, PayPal, Mastercard
Apa artinya bagi trader
Dengan membawa aset TradFi tertokenisasi ke platform perpetual miliknya, Binance bertaruh bahwa trader akan menghargai kemampuan untuk menahan posisi leverage pada kripto maupun ekuitas dalam satu atap, dengan infrastruktur margin dan settlement yang sama. Sifat perpetual futures yang berjalan 24/7 juga berarti posisi pada aset tertokenisasi ini bisa disesuaikan di luar jam pasar tradisional, berbeda dengan saham dasarnya sendiri.
Kategori yang terus berkembang
Perpetual saham tertokenisasi masih menjadi kategori yang relatif baru dalam derivatif kripto, dan penambahan lebih dari 140 aset oleh Binance menjadi salah satu peluncuran terluas hingga saat ini di antara exchange-exchange besar. Perusahaan tidak merinci struktur biaya atau batas leverage untuk listing baru tersebut dalam pengumumannya.