Bitrue memperluas lini produk saham tertokenisasinya dengan meluncurkan AAPLON dan AMZNON, token on-chain yang dirancang untuk melacak harga saham Apple dan Amazon. Exchange ini merilis kedua produk tersebut bertepatan dengan dimulainya musim laporan keuangan, memberi pengguna kripto cara untuk memperoleh eksposur ke dua nama besar teknologi tersebut tanpa perlu meninggalkan platform Bitrue.
Selain trading biasa, Bitrue juga menawarkan opsi staking bagi pemegang kedua token ini. Pengguna yang melakukan staking AAPLON atau AMZNON melalui produk flexible staking Bitrue dapat memperoleh annual percentage rate (APR) sebesar 7%, memberi mereka alternatif hasil (yield) dibandingkan sekadar menyimpan saham tertokenisasi tersebut.
Bagian dari Ekspansi Saham Tertokenisasi yang Lebih Luas
Peluncuran AAPLON dan AMZNON ini menyusul langkah Bitrue sebelumnya yang mencatatkan sepuluh token saham leverage 3x baru yang terkait perusahaan berfokus AI, menjadi bagian dari pola exchange ini yang terus memperluas penawaran saham tertokenisasinya secara bertahap. Menggabungkan eksposur spot ke saham individual dengan hasil staking menjadi pembeda yang terus dikejar Bitrue seiring makin ketatnya persaingan antar-exchange dalam menawarkan aset dunia nyata (real-world asset) yang tertokenisasi.
Baca juga: Apple Tembus $5 Triliun, Saham Tertokenisasi Amazon Hadapi Ujian Earnings
Bertepatan dengan Musim Earnings Big Tech
Peluncuran ini terjadi di periode ketika Apple dan Amazon, bersama sejumlah perusahaan teknologi besar lainnya, sedang melaporkan hasil keuangan kuartalan — periode yang biasanya membawa volatilitas lebih tinggi pada harga saham mereka. Produk saham tertokenisasi memungkinkan trader kripto native untuk mengambil posisi mengikuti pergerakan earnings tersebut menggunakan akun dan kolateral yang sama dengan yang mereka pakai untuk trading kripto lainnya, tanpa perlu membuka akun broker tradisional.
Bitrue belum mengungkapkan angka volume trading untuk AAPLON atau AMZNON sejak peluncuran, dan tingkat staking 7% tersebut dapat berubah sesuai ketentuan standar flexible staking milik platform.