Saham Korea Selatan mengalami sesi perdagangan yang volatil dengan cara yang jarang terjadi pekan ini — volatil ke arah atas. KOSPI melonjak lebih dari 5%, menambah nilai pasar sekitar ₩267,5 triliun atau setara $178,4 miliar, pergerakan yang cukup tajam sampai-sampai Korea Exchange mengaktifkan sidecar sisi beli dan menghentikan program beli otomatis selama lima menit agar pasar bisa menyerap gejolak tersebut.
Mekanisme sidecar sisi beli milik Korea Exchange ini pada dasarnya adalah cerminan terbalik dari circuit breaker yang lebih dikenal luas, yang biasanya menghentikan perdagangan saat pasar ambruk: mekanisme ini otomatis aktif ketika KOSPI naik melewati persentase tertentu dalam satu sesi, membatasi sementara sejumlah order beli otomatis, alih-alih dipicu oleh aksi jual besar-besaran di pasar. Alat ini memang dirancang khusus untuk mencegah program pembelian algoritmik memperbesar rally menjadi lonjakan yang tidak stabil.
Tahun yang Sangat Volatil dalam Catatan Sejarah
Penghentian akibat kenaikan ini menonjol terutama karena betapa tidak biasanya kejadian ini dibanding pola dominan sepanjang 2026, yang selama ini nyaris seluruhnya bergerak ke arah sebaliknya. Circuit breaker pasar penuh Korea Selatan — yang dipicu saat indeks anjlok minimal 8% dan bertahan di level itu selama satu menit — sudah aktif tujuh kali sepanjang 2026, sementara mekanisme sidecar terpisah milik KOSPI terpicu 38 kali dan milik KOSDAQ 22 kali. Volatilitas pasar Korea tahun ini bahkan sudah melampaui laju yang tercatat saat krisis finansial 2008, ketika KOSPI mencetak rekor sidecar tahunan sebelumnya sebanyak 26 kali penghentian.
Baca juga: GSR: Bull Run Kripto Berikutnya Butuh Belanja AI Mereda dan Fed Rate Cut
Dengan latar belakang seperti itu, rally yang cukup kuat sampai memicu sidecar sisi beli ini benar-benar menonjol sebagai anomali sejati, bukan sekadar pengulangan pola yang sama. Apakah ini menandai titik balik sentimen pasar atau sekadar ayunan lain dalam tahun yang sudah luar biasa bergejolak bagi saham Korea, semuanya bergantung pada apakah kenaikan ini bertahan hingga sesi berikutnya.