Federal Reserve menahan suku bunga tetap stabil dalam keputusan Juli-nya, memicu goyangan tajam dalam ekspektasi market atas kemungkinan kenaikan suku bunga 2026. Tiga jam sebelum pengumuman, peluang kenaikan suku bunga tahun ini sempat dihargai setinggi 78%. Begitu The Fed mengonfirmasi tidak mengubah suku bunga, peluang tersebut turun ke 62% sebelum sebagian pulih kembali ke sekitar 68%, menurut data yang disorot KuCoin.
Ayunan tajam dalam pricing ini mencerminkan betapa sensitifnya ekspektasi kenaikan suku bunga terhadap setiap keputusan The Fed, bahkan ketika hasilnya sendiri, yaitu menahan suku bunga, sesuai dengan yang sudah diperkirakan banyak trader. Penurunan awal pada peluang hike menunjukkan sebagian trader membaca sikap menahan ini sebagai sinyal dovish, sementara pemulihan sebagian mengindikasikan market dengan cepat mempertimbangkan kembali, memberi bobot pada kemungkinan The Fed masih bisa bergerak nanti di tahun ini jika data inflasi tidak kooperatif.
Kenapa Market Kripto Memantau Peluang Suku Bunga
Ekspektasi suku bunga telah menjadi salah satu penggerak makro paling konsisten untuk positioning aset berisiko, termasuk kripto. Peluang hike yang lebih tinggi cenderung menekan aset spekulatif dengan menaikkan opportunity cost dari memegang posisi non-yielding, sementara repricing dovish bisa melonggarkan kondisi finansial dan mendukung selera risiko. Ayunan setajam ini, dari 78% turun ke 62% lalu kembali ke 68% dalam hitungan jam, menunjukkan betapa belum pastinya outlook suku bunga bahkan setelah pertemuan The Fed yang oleh sebagian besar trader diperkirakan berjalan tanpa kejutan.
Pertanyaan terbuka sekarang adalah apakah The Fed bisa mempertahankan sikapnya sepanjang sisa 2026 atau apakah tekanan inflasi yang persisten akan memaksa mereka bertindak. Dengan peluang hike masih bertengger di dekat 70% setelah debu mengendap, market tampaknya memperlakukan pergerakan lanjutan sebagai lebih mungkin terjadi daripada tidak, sikap yang akan membuat rilis data makro, dan dampaknya pada aset berisiko seperti Bitcoin dan Ether, terus dipantau ketat menjelang paruh kedua tahun ini.