Sorotan

  • ENA diperdagangkan di $0,269 pada 26 September, naik 277% dari level terendahnya di $0,071 pada 1 Juli.
  • Dalam sepekan terakhir token ini menguat 31,6% dan kini bertengger di atas moving average 7 hari maupun 30 hari.
  • Ethena mulai menjamin USDe, yang nilainya sekitar $4,9 miliar, dengan bStocks Binance yang di-hedge memakai perpetual saham.
  • Menurut Ethena, basis saham di Binance rata-rata berada di kisaran 11% per tahun selama enam bulan terakhir.

Harga ENA milik Ethena sudah hampir empat kali lipat sejak awal Juli. Pemicu kenaikan terbarunya pun cukup jelas: protokol ini mulai membawa synthetic dollar-nya keluar dari dunia kripto murni dan masuk ke saham Amerika Serikat.

Berdasarkan data market yang dihimpun 10x Research, ENA berpindah tangan di $0,269 menjelang akhir hari 26 September. Angka itu 277% lebih tinggi dibanding titik terendah $0,071 yang tercetak pada 1 Juli. Dalam sepekan saja token ini naik 31,6%, dan posisinya kini di atas moving average 7 hari serta 30 hari. Kenaikan ini sekaligus menembus zona $0,22 sampai $0,26 dengan meyakinkan. Zona tersebut sempat menahan laju ENA saat reli Januari, dan masih menjadi resistance pada 20 September lalu, ketika ENA tertahan di $0,231 setelah melonjak 71% dari higher low di $0,135.

Dari basis kripto ke basis saham

Katalisnya muncul pada 25 September. Ethena Labs mengumumkan akan mulai menjamin USDe dengan saham AS yang ditokenisasi di Binance, dan alokasinya langsung dimulai hari itu juga. Mekanismenya meniru trade yang membuat USDe terkenal, hanya saja kini diarahkan ke kelas aset lain. Kalau sebelumnya Ethena memegang ETH atau BTC di pasar spot lalu membuka short di perpetual futures, kali ini yang dipegang adalah bStocks Binance. Ini adalah token yang melacak harga saham dan ETF AS, dan bisa dikonversi menjadi saham aslinya di Binance.com sesuai aturan setempat. Posisi itu kemudian di-hedge dengan short di perpetual saham Binance. Selisih harga keduanya, yang disebut basis, menjadi yield bagi pemegang USDe.

Pendiri Ethena, Guy Young, tidak berusaha merendah soal langkah ini:

Ini adalah perluasan paling signifikan pada mekanisme pendanaan USDe sejak kami memulai.

Intinya soal skala. Ethena menyebut perubahan ini memperluas potensi kolateralnya dari sekitar $2,5 triliun aset kripto menjadi lebih dari $150 triliun aset dunia nyata. Protokol ini juga memperkirakan peluang di perpetual saham pada akhirnya akan jauh melampaui basis perpetual kripto senilai lebih dari $15 miliar yang berhasil ditangkapnya pada siklus lalu.

Baca juga: ENA Sentuh Titik Tertinggi Lokal, Ethena Cetak Rekor Deposit Meski Pengguna Menyusut

Di atas kertas, klaim itu masuk akal karena venue-nya tumbuh cepat. Open interest perpetual saham Binance kini sekitar $2,9 miliar, dan menurut Ethena angka itu naik kira-kira 30% per bulan dalam tiga bulan terakhir. Pada Agustus, Binance mencatat volume trading terkait TradFi sebesar $433,4 miliar, dengan $342,9 miliar di antaranya berasal dari kontrak berbasis saham. Padahal exchange ini baru membuka trading saham dan ETF AS, termasuk bStocks, pada Juni.

Ada juga penyesuaian dari sisi risiko. Akun delta-neutral yang memenuhi syarat mendapat prioritas lebih rendah dalam antrean auto-deleveraging Binance. Detail ini penting bagi strategi yang seluruh nilainya bergantung pada hedge yang tetap terpasang ketika market bergejolak hebat.

Kenapa tokennya ikut bergerak, bukan cuma stablecoin-nya

Alasan pemegang ENA peduli sebenarnya sederhana. Pertumbuhan USDe, beserta yield yang bisa ditawarkannya, selama ini mengikuti funding rate kripto. Begitu funding di perpetual mengering, suplai USDe ikut menyusut, dan cerita pendapatan di balik token governance-nya pun melemah. Dengan sumber basis kedua yang tidak berkorelasi dengan kripto, protokol punya jalan untuk menjaga yield tetap kompetitif meski pasar derivatif kripto sedang sepi. Ethena menyebut basis saham Binance rata-rata sekitar 11% per tahun selama enam bulan terakhir.

Data suplai mulai merespons. Dalam satu jendela 24 jam, Ethena menambah kapitalisasi pasar stablecoin sebesar $35,8 juta, kira-kira separuh dari total $71,4 juta yang ditambahkan lima penerbit terbesar. USDe sendiri kini mendekati $4,9 miliar. Di sisi lain, sekitar $90 juta ENA telah di-stake sejak 16 September, sehingga total yang terkunci untuk yield mendekati $1,26 miliar. Artinya, porsi float yang cukup berarti ikut tersedot dari pasar.

Waktunya juga cocok dengan pola yang lebih luas: altcoin reli karena kabar produk atau struktur pasar yang nyata, bukan murni spekulasi. Akses institusional terus melebar di berbagai lini, mulai dari rekor inflow mingguan ETF Solana hingga CME yang menambah futures teregulasi untuk Bitcoin Cash dan Uniswap. Ethena bertaruh arah sebaliknya juga bisa terjadi, yakni pasar saham yang tersambung ke yield kripto.

Apa yang bisa salah

Setelah naik hampir empat kali lipat, pertanyaannya tinggal seberapa banyak kabar ini sudah tercermin di harga. Analis teknikal sebelumnya menandai area $0,171 sampai $0,188, yaitu level tertinggi akhir Agustus yang kini menjadi support, sebagai zona yang mungkin dikunjungi lagi jika momentum memudar. Dari sisi fundamental, basis saham ini masih baru, bergantung pada satu venue saja, dan angka yield utamanya hanya ditopang riwayat enam bulan. Trade short perp yang terlalu ramai dari Ethena sendiri juga bisa menekan spread itu lebih cepat dari perkiraan. Seperti short squeeze yang mengangkat HYPE dan altcoin lain di awal siklus ini, reli yang bertumpu pada satu narasi bisa berbalik sama tajamnya.

Data berikutnya yang patut dipantau adalah suplai USDe dalam beberapa pekan ke depan, serta seberapa besar porsi backing yang benar-benar dirotasi Ethena ke bStocks. Jika suplai tumbuh, itu tanda trade saham ini menghasilkan yield yang dicari deposan. Jika datar, reli ini akan lebih terlihat sebagai reaksi terhadap pengumuman ketimbang hasil nyata dari trade barunya.