JPMorgan mengakhiri hubungan perbankannya dengan platform prediction market Polymarket pada Oktober 2025, meminta perusahaan itu mencari mitra perbankan baru karena kekhawatiran regulasi, menurut laporan dari Financial Times. Polymarket sejak itu telah memindahkan hubungan perbankannya ke tempat lain.
Keputusan ini mencerminkan kehati-hatian yang lebih luas yang ditunjukkan bank-bank besar AS terhadap platform kripto dan yang berkaitan dengan kripto, khususnya yang sudah menarik sorotan regulasi secara langsung. Entitas induk Polymarket, Blockratize, mencapai kesepakatan dengan Commodity Futures Trading Commission pada Januari 2022, membayar denda perdata $1,4 juta dan setuju menghentikan pasar-pasar yang tidak sesuai dengan hukum derivatif federal, setelah CFTC menemukan perusahaan tersebut mengoperasikan fasilitas swap tanpa registrasi sejak pertengahan 2020.
Hubungan yang Tidak Sepenuhnya Berakhir
Yang membuat pemutusan hubungan perbankan ini menarik adalah fakta bahwa hal itu belum sepenuhnya menghapus minat JPMorgan terhadap Polymarket. Bank tersebut dilaporkan mengundang CEO Polymarket, Shayne Coplan, ke sebuah konferensi perbankan privat pada Februari, dan JPMorgan dikabarkan berminat mengambil peran sebagai underwriter dalam potensi IPO Polymarket di masa depan — pertanda bank ini membedakan antara menyediakan layanan perbankan transaksional sehari-hari, yang membawa eksposur regulasi langsung, dengan pekerjaan advisory bermarjin lebih tinggi, yang masih ingin mereka kejar.
Posisi Regulasi yang Membaik
Sejak penyelesaian dengan CFTC pada 2022, Polymarket telah mengambil sejumlah langkah untuk membangun jejak yang lebih patuh di pasar derivatif AS, termasuk mengakuisisi QCX dan QC Clearing serta mendapatkan surat no-action dari staf CFTC yang memberi kelonggaran terbatas untuk sejumlah kewajiban pelaporan dan pencatatan. Namun kemajuan itu ternyata belum cukup untuk membuat JPMorgan nyaman meneruskan layanan perbankan dasar, meski di saat yang sama bank tersebut tetap membuka pintu untuk bisnis yang lebih menguntungkan bersama perusahaan yang sama di masa depan.
Baca juga: SEC Tunda Agenda Aturan Kripto Seiring RUU CLARITY Act Mandek