Hyperliquid Policy Center dan Douro Labs, kontributor inti Pyth Network, secara bersama mengirimkan surat komentar kepada Securities and Exchange Commission (SEC) AS pekan ini. Keduanya berargumen bahwa broker yang memperdagangkan saham tertokenisasi secara onchain seharusnya bisa mengukur kualitas transaksi berdasarkan price feed independen berbasis blockchain, bukan hanya terikat pada benchmark nasional resmi. Pengajuan ini, yang ditandatangani oleh general counsel Douro Labs, Brandon H. Ferrick, dan senior counsel Hyperliquid Policy Center, Brad Bourque, muncul di tengah proses rulemaking SEC yang berpotensi mengubah cara saham tertokenisasi diperdagangkan di AS.

Proses ini bermula sejak 11 Juni 2026, ketika SEC mengusulkan pencabutan dua ketentuan dalam Regulation NMS: Rule 611, atau trade-through rule yang mewajibkan order dialihkan ke harga terbaik yang tersedia di seluruh bursa, dan Rule 610(e), yang melarang kuotasi terkunci atau bersilangan. Kedua aturan itu dirancang untuk struktur pasar berbasis bursa tradisional dengan siklus penyelesaian keesokan hari, sebuah asumsi yang sudah tidak lagi relevan untuk perdagangan berbasis blockchain yang selesai secara instan di buku besar bersama.

Hyperliquid and Douro Labs Push SEC to Recognize Onchain Price Feeds
Image via @WuBlockchain on X

Mengapa Perbedaan Ini Penting

Douro Labs dan Hyperliquid Policy Center mendukung penghapusan kedua aturan itu sepenuhnya, bahkan lebih jauh berargumen bahwa transaksi onchain sebenarnya sudah berada di luar cakupan Rule 611 berdasarkan pengecualian yang ada untuk transaksi yang tidak dieksekusi dengan ketentuan "regular way", karena penyelesaiannya terjadi instan, bukan melalui jendela penyelesaian standar. Pengajuan tertulis mereka kepada Crypto Task Force SEC membingkai persoalan price feed ini sebagai konsekuensi praktis: jika saham tertokenisasi nantinya diperdagangkan di bawah aturan yang sudah dimodernisasi, broker butuh cara yang diakui untuk membuktikan mereka memberikan harga yang adil bagi nasabah, dan benchmark itu semestinya bisa berasal dari jaringan oracle onchain seperti Pyth, bukan hanya dari penyedia consolidated tape lawas.

Bagian dari Pertarungan Struktur Pasar yang Lebih Besar

Petisi ini menambah satu suara khas DeFi dalam pertarungan rulemaking yang sepanjang tahun ini sudah banyak menyita perhatian platform-platform berbasis kripto, seiring venue perdagangan onchain memposisikan diri untuk kerangka regulasi yang memungkinkan saham tertokenisasi diperdagangkan berdampingan dengan aset kripto pada infrastruktur yang sama. Inilah jenis lobi struktur pasar yang detail dan jarang menjadi headline dengan sendirinya, tapi biasanya sangat menentukan bagaimana sebuah aturan akhirnya ditulis, terlebih saat Gedung Putih, SEC, dan lembaga lain tengah menjalani agenda kebijakan kripto yang padat tahun ini. Terpisah, perdebatan serupa soal bagaimana regulator AS memperlakukan keuangan berbasis blockchain juga terlihat lewat langkah penegakan hukum, tak kalah sengit dari proses rulemaking itu sendiri, termasuk gugatan Chainalysis terhadap pemerintah AS terkait kontrak analitik blockchain senilai $94,6 juta yang menjadi sengketa.

Baca juga: Lonjakan RWA Hyperliquid Tarik 169 Ribu Wallet, HYPE Incar $60