Dorongan Hyperliquid ke pasar real-world asset (RWA) telah menjadi salah satu pendorong terbesar pertumbuhan pengguna baru di exchange terdesentralisasi ini, dengan 169.000 wallet masuk lewat aktivitas terkait RWA sepanjang semester pertama 2026. Kelompok ini menyumbang 31,7% dari seluruh pengguna baru yang onboard ke platform selama periode tersebut, menegaskan betapa cepatnya eksposur sintetis terhadap saham, komoditas, dan indeks ini menarik minat trader yang mungkin sebelumnya tidak pernah menyentuh venue perpetual futures sama sekali.

Yang menonjol bukan hanya volume kedatangan baru ini, tetapi juga perilaku mereka setelah bergabung. Sekitar 137.000 dari wallet tersebut — kira-kira 80,9% dari kelompok yang didorong RWA — hanya bertahan di pasar RWA saja tanpa merambah ke perpetual Bitcoin atau Ethereum. Pola ini menunjukkan bahwa RWA berfungsi sebagai tujuan tersendiri di Hyperliquid, bukan sekadar batu loncatan menuju sisa dunia trading kripto lainnya.

a close up of a computer chip with a tick symbol on it
Photo by Michael Förtsch on Unsplash

Sudut Platform yang Tumbuh Pesat

Skala aktivitas RWA ini sudah berkembang jauh melampaui sekadar jumlah wallet. Data on-chain menunjukkan total value locked Hyperliquid telah menembus $6 miliar, sementara open interest yang khusus terkait aset dunia nyata yang ditokenisasi mencapai rekor $3,6 miliar. Total open interest di seluruh exchange, mencakup pasar kripto maupun RWA, mendorong rekor tertinggi sepanjang tahun mendekati $11 miliar. Perpetual RWA sintetis milik Hyperliquid — yang settle dalam USDC dan menawarkan leverage hingga 40x untuk harga yang merujuk saham, komoditas, dan indeks — diperkirakan menghasilkan volume trading $213 miliar hanya dalam kuartal kedua saja.

Baca juga: Bos Wintermute Ungkap Dua Risiko Ekspansi Hyperliquid ke AS

HYPE Bertahan Dekat Resistance

HYPE sendiri diperdagangkan di $57,39 pada saat artikel ini ditulis, naik 22,52% dalam setahun terakhir. Para pengamat chart melihat breakout di atas garis tren menurun token ini bisa membuka jalan menuju $60, dengan $57,21 ditandai sebagai target sementara. Kegagalan mempertahankan level saat ini bisa mengirim HYPE kembali ke support $51,20, menurut analisis teknikal yang disorot AMBCrypto soal pergerakan harga token ini belakangan.

Arus ETF dan Pembelian Institusional

Produk ETF HYPE spot telah menarik inflow $297,73 juta sejak diluncurkan, berbanding $15,16 juta outflow — net positif sekitar $282,57 juta. Bitwise menambah jejak institusional ini dengan mengakumulasi 28.085,8 HYPE dari market maker Nonco untuk klien ETF-nya, memindahkan token tersebut ke wallet khusus HYPE miliknya dalam transaksi yang memperkuat narasi akumulasi yang tengah terbentuk seputar aset ini.

Jika digabungkan, pertumbuhan wallet, rekor open interest RWA, dan inflow ETF yang stabil ini menunjukkan sebuah platform di mana trading real-world asset sudah berhenti menjadi eksperimen sampingan dan mulai membawa bobot yang nyata. Apakah ini akan membawa HYPE menembus $60 kemungkinan besar bergantung pada apakah momentum RWA yang lebih luas ini bisa terus menarik wallet baru dengan laju yang sama seperti sepanjang semester pertama tahun ini.